Warga Cerita Detik-detik Kebakaran Hanguskan 114 Rumah di Gambir Jakpus

1 hour ago 2
Jakarta -

Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, hingga menyebabkan 114 rumah rusak. Warga menceritakan detik-detik kebakaran itu terjadi.

Pantauan detikcom di lokasi kebakaran, Jalan Batu Ceper 9, RT 009/RW 01, Kelurahan Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026), terlihat rumah-rumah yang rusak parah akibat terbakar.

Puing-puing bangunan terlihat berserakan. Aroma gosong tercium di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga di sekitar lokasi masih mencoba mencari barang-barang yang bisa diselamatkan. Ketua RT setempat, Toni, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB pada Senin (31/8). Dia mengatakan situasi saat itu sedang sepi karena banyak warga yang mengantar jenazah.

"Kebetulan di warga kami juga ada yang meninggal dunia. Jadi kebetulan di sini kosong, kita tinggal," kata Toni, Selasa (1/9).

Situasi usai kebakaran hanguskan ratusan rumah di Gambir, Jakpus (Syahid/detikcom)Situasi usai kebakaran hanguskan ratusan rumah di Gambir, Jakpus (Syahid/detikcom)

Dia mengatakan warga terkejut saat mengetahui kebakaran terjadi. Dia menduga kebakaran dipicu korsleting.

Warga setempat, Yani, mengatakan dirinya mengetahui informasi kebakaran dari anaknya yang sedang mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) di rumah. Dia mengatakan anaknya langsung meminta dirinya pulang saat kebakaran terjadi.

Situasi usai kebakaran hanguskan ratusan rumah di Gambir, Jakpus (Syahid/detikcom)Situasi usai kebakaran hanguskan ratusan rumah di Gambir, Jakpus (Syahid/detikcom)

"Saya tahu dari anak saya yang lagi PJJ di rumah sendirian. Saya diteleponin jam 1 siang, saya disuruh pulang. Pas sampai sini ya sudah habis. Anak saya kebetulan ada di dalam, dia nyelamatin surat-surat yang saya perintahkan. Saya suruh bawa surat-surat aja, yang lain nggak penting lah, yang penting diri kamu selamat," kata Yani.

Yani mengatakan dirinya dan warga lain sudah menerima bantuan. Dia kini mengungsi untuk sementara.

"Pakaian apa yang di badan saja. Sampai saat ini. Alhamdulillah bantuan sudah ada dari relawan gitu ya, ngasih pakaian yang masih layak saya pakai seperti ini," katanya.

(haf/haf)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |