KH Ma'ruf Khozin Maafkan Bos Sound Horeg yang Sebut MUI Jatim 'Goblok'

8 hours ago 5

Surabaya -

Pengusaha sound horeg asal Jawa Tengah bernama Setyo Budi Mularso menyampaikan permintaan maaf setelah menghina Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur dengan kata 'goblok' saat live di salah satu stasiun TV. MUI, yang diwakili Ketua Komisi Fatwa KH Ma'ruf Khozin dalam acara itu, mengaku telah memaafkan Setyo.

"Sudah dimaafkan. Saya dan boleh jadi mewakili MUI Jatim sudah memaafkan. Saya tidak ada kata sakit hati, bagi kami, kami terus belajar," kata Kiai Ma'ruf, seperti dilansir detikJatim, Kamis (10/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah live acara tersebut, Kiai Ma'ruf bahkan sudah bersalaman dan foto bersama dengan para pengusaha sound horeg.

"Saya pribadi tidak ada masalah. Bahkan, saat habis acara, kami bercanda. Selesai acara, foto selfie bareng Mas Andromeda (pembawa acara). Tidak ada dari kami nuntut macam-macam harus sowan MUI, harus minta maaf ke publik atau lainnya," terangnya.

"Tidak tahunya, di media sosial justru yang ramai adalah kalimat caciannya. Saya kaget melihat banyak notifikasi, baik di FB, IG, dan Threads," tambahnya.

Mengutip surat Al-A'raf 199, Kiai Ma'ruf menyatakan manusia harus saling memaafkan. Itu menjadi teladan yang diajarkan Rasulullah.

Setyo sebelumnya menyampaikan permohonan maaf atas ucapannya itu. Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya kembali.

"Saya nama Setyo Budi, alamat Kabupaten Karanganyar, pada hari Rabu tanggal 9 September 2020 pukul 21.00 bertempat di rumah Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Karanganyar Bapak Dr Badaruddin menyatakan saya sangat menyesal atas pernyataan saya terhadap Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur pada saat acara di TV One," kata Setyo dalam video yang dilihat detikJatim, Kamis (10/9/2026).

"Saya memohon maaf kepada Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur, Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah, Majelis Ulama Indonesia Pusat, dan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Karanganyar. Saya menyesal atas pernyataan saya yang saya sampaikan terhadap Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur dan saya tidak akan mengulang perbuatan tersebut dan saya bertobat," tambahnya.

Baca selengkapnya di sini

(idh/dhn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |