Jakarta - Masyarakat yang sudah berusia 17 tahun wajib memiliki KTP sebagai identitas penduduk. Ada beberapa ciri yang bisa diperhatikan untuk membedakan e-KTP asli dan palsu.
Melansir laman resmi Dukcapil Kemendagri, berikut beberapa ciri e-KTP asli.
- e-KTP asli memiliki cip elektronik yang tertanam di dalam kartu sehingga bisa dibaca dengan perangkat pendukung seperti card reader.
- Ada elemen keamanan fisik seperti hologram, tinta khusus, dan microtext yang sulit ditiru.
Jika ragu, langkah paling aman untuk membedakan KTP asli dan palsu adalah melakukan verifikasi langsung ke Dukcapil dengan mengecek NIK dan biometrik. Sistem kependudukan akan segera menunjukkan apakah identitas tersebut valid atau hasil rekayasa.
Apabila ditemukan dugaan pemalsuan dokumen, masyarakat diminta untuk segera melaporkannya kepada Dukcapil atau aparat kepolisian agar bisa diverifikasi dan ditindaklanjuti.
NIK Berlaku Seumur Hidup
Setiap warga negara hanya memiliki satu nomor induk kependudukan (NIK) yang berlaku seumur hidup. Menurut Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi, sistem kependudukan Indonesia memiliki pengaman berlapis untuk mencegah duplikasi identitas.
"Satu NIK hanya untuk satu orang dan berlaku seumur hidup. Sistem kami sudah dilengkapi verifikasi biometrik sidik jari dan wajah, sehingga tidak mungkin ada NIK ganda. Kalau ada KTP ganda, hampir pasti itu hasil pemalsuan fisik, bukan kesalahan sistem," tegasnya.
Sementara itu, Direktur Dafdukcapil, Muhammad Farid, menyoroti pentingnya edukasi publik agar masyarakat memahami cara memverifikasi keaslian identitas.
"Masyarakat bisa memeriksa keaslian KTP melalui Dukcapil setempat. Jika ragu terhadap identitas seseorang, cukup cek NIK dan biometrik di sistem kami. Kami juga mendorong penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai solusi aman dan praktis untuk mencegah penyalahgunaan data," jelasnya.
Cara Menghafal NIK
Nomor induk kependudukan (NIK) adalah nomor identitas penduduk yang melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai penduduk Indonesia. NIK terdiri dari 16 digit angka yang memiliki arti tertentu.
Namun, masih banyak orang yang sulit menghafal nomor induk kependudukan (NIK) karena rangkaian angkanya yang panjang. Mengutip dari laman Instagram Indonesiabaik (@indonesiabaik.id), ada cara khusus menghafal NIK.
Kuncinya, pahami arti di balik setiap angka pada NIK. Dengan ini, kamu akan lebih mudah mengingat NIK.
Contoh: 9676543112990001
(metode: 2 - 2 - 2 - 2 - 2 - 2 - 4)
- 2 angka pertama: kode provinsi
- 2 angka selanjutnya: kode kota/kabupaten
- 2 angka berikutnya: kode kecamatan
- 2 angka berikutnya: tanggal lahir
- 2 angka selanjutnya: bulan lahir
- 2 angka selanjutnya: tahun lahir
- 4 angka terakhir: nomor urut dari sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK)
*Catatan: Untuk kode tanggal lahir, penduduk berjenis kelamin perempuan ditambahkan angka 40 pada tanggal lahirnya. Misal, lahir pada tanggal 15, berarti kode di NIK ditambah 40 menjadi 55.
Tonton juga video "Pelaku Curang UTBK di Unsulbar Beraksi Pakai Decoder dan KTP Palsu"
(kny/imk)















































