Sidoarjo -
Kabupaten Sidoarjo telah meraih Indeks Perlindungan Anak (IPA) terbaik II di Jawa Timur. Capaian tersebut menjadi salah satu kinerja positif Pemkab Sidoarjo dipimpin Bupati Subandi dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Penghargaan itu diserahkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana dalam peringatan Hari Anak Nasional Provinsi Jawa Timur pada Juli 2026.
Capaian tersebut turut didukung penguatan sistem perlindungan perempuan dan anak melalui berbagai program. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen dalam memastikan anak tumbuh di lingkungan yang aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Sidoarjo Heni Kristiani mengatakan penguatan terus dilakukan melalui sejumlah program, mulai dari pencegahan kekerasan hingga peningkatan kapasitas petugas layanan.
"Melalui pertemuan koordinasi pencegahan kekerasan, sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, hingga pelatihan manajemen, penanganan kasus, dan trauma healing bagi petugas layanan," kata Heni, Jumat (4/9/2026).
Pemkab Sidoarjo juga memaksimalkan peran PUSPAGA RINATA sebagai bagian dari upaya memperkuat fungsi keluarga dalam memberikan perlindungan kepada anak.
"Selain itu, pemerintah terus mendorong pembentukan Desa Ramah Perempuan Peduli Anak (DRPPA) di desa dan kelurahan," bebernya.
Tak berhenti di sana, layanan hotline PPA juga diintegrasikan dengan lintas sektor terkait. Jejaring kerja sama dengan berbagai mitra turut diperkuat agar penanganan persoalan perempuan dan anak dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi.
Langkah tersebut menjadi penting karena tantangan perlindungan anak kini tidak hanya berada di ruang fisik. Pemanfaatan teknologi dan media sosial turut menghadirkan risiko baru, mulai dari perundungan siber hingga eksploitasi anak di ruang digital.
Dengan capaian IPA terbaik II di Jawa Timur serta penguatan pencegahan, layanan, dan jejaring perlindungan, Pemkab Sidoarjo terus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih aman bagi anak.
Tonton juga video "Biadab! Ayah di Sumenep Cabuli Anak Kandung Berkali-kali Sejak 2021"
(anl/ega)


















































