Momen Putri Mahkota Victoria Berkunjung ke Istiqlal dan Katedral Jakarta

8 hours ago 4

Jakarta -

Putri Mahkota Swedia Victoria memulai kunjungannya di Indonesia dengan menjajaki Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, Jakarta. Putri Victoria terkagum-kagum saat menyaksikan bangunan simbol toleransi antarumat beragama di Indonesia tersebut.

Dilansir Antara, kunjungan Putri Victoria di Jakarta dilakukan pada Jumat (4/9/2026). Kunjungan Putri Victoria didampingi oleh Menteri Agama (Menag) sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, dan Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo.

"Mereka sangat terkagum-kagum mendapatkan penjelasan dari dua rumah ibadah, ya bahwa inilah Indonesia. Mereka sangat tertarik bahwa ada negara seperti ini, masjid terbesar dan gereja sangat cantik. Dan inilah simbol Indonesia, terutama tadi waktu berkunjung ke Terowongan Silaturahim," kata Nasaruddin Umar usai mendampingi kunjungan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Nasaruddin, Victoria yang berkunjung ke Indonesia sebagai Duta Kehormatan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa Bangsa (UNDP) menyaksikan suasana kerukunan yang terlihat dari sambutan jamaah di kedua rumah ibadah. Victoria disambut jamaah saat berkunjung ke Istiqlal maupun ketika menyeberang menuju Katedral.

Hal lain yang menarik perhatian, menurut dia, adalah suara beduk dari Masjid Istiqlal dan lonceng dari Gereja Katedral yang terdengar bersahutan di Terowongan Silaturahim.

"Dari arah Istiqlal sekonyong-konyong mendengarkan suara beduk, dari arah gereja sekonyong-konyong mendengarkan suara lonceng gereja. Di tengah-tengahnya itu bersahutan antara bunyi beduk dengan bunyi lonceng gereja. Tidak ada di tempat lain," ucapnya.

Dalam kunjungan ke Istiqlal, Victoria juga mendapatkan penjelasan tentang berbagai fungsi masjid.

Sementara itu, Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, mengatakan Victoria tertarik melihat berbagai unsur khas Indonesia yang terdapat di Katedral, termasuk patung Bunda Maria.

Menurut dia, patung tersebut berbeda dengan representasi Bunda Maria yang umumnya menggunakan model Eropa. Patung di Katedral Jakarta, kata dia, menampilkan unsur kebudayaan dan identitas Indonesia.

Suharyo menjelaskan mahkota Bunda Maria tersebut memuat peta Indonesia, sementara bros pada bagian dada menampilkan Garuda Pancasila. Pakaian patung juga menggunakan unsur batik dan pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.

"Rasa-rasanya beliau belum pernah melihat patung Bunda Maria yang seperti itu, yang sangat diinkulturasikan untuk kebudayaan di Indonesia," ujar Suharyo.

Adapun Putri Mahkota Victoria tiba di Indonesia pada Jumat, untuk kunjungan resmi selama empat hari yang akan mencakup Jakarta dan Lombok.

Melalui kunjungan tersebut, Victoria akan menyaksikan langsung perjalanan pembangunan Indonesia, mulai dari sains genomik dan digitalisasi layanan kesehatan, ekosistem biru, hutan adat, dan komunitas yang turut membangun masa depan yang tangguh dan berkelanjutan.

Tonton juga video "Indahnya Toleransi: Berbagi Parkiran Katedral untuk Jemaah Masjid Istiqlal"

(fca/dhn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |