Paviliun Artha Graha Bawa Misi Edukasi Fauna ke Pasar Wiwitan SCBD

1 day ago 9

Jakarta -

The Local Market bersama Creative Event Entertainment kembali menggelar Pasar Wiwitan di SCBD Park, Jakarta. Gelaran bulan keenam ini terasa istimewa berkat hadirnya Paviliun Artha Graha Peduli yang membawa misi edukasi fauna dan inklusivitas.

Daya tarik utama bulan ini berpusat pada kehadiran Paviliun Artha Graha Peduli. Selain fokus pada lingkungan, paviliun ini turut menjadi etalase ragam produk unggulan hasil karya warga lokal. Pengunjung dapat menemukan dan mencicipi langsung produk autentik kebanggaan daerah seperti kopi jahe.

Pelestarian fauna juga ditonjolkan melalui program rehabilitasi enam ekor harimau Sumatera di pusat konservasi Artha Graha. Keenam satwa langka tersebut dipersiapkan secara intensif untuk segera dilepasliarkan kembali ke alam liar. Pihak penyelenggara sengaja menyisipkan elemen edukasi ini di tengah kemeriahan ratusan UMKM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di Pasar Wiwitan ini kami juga ada Edu Corner di Paviliun Artha Graha Peduli untuk kegiatan edukasi anak-anak. Kami berikan pengenalan fauna, perkenalan tim rescue, dokter cilik, hingga pemadam kebakaran," ungkap Ketua The Local Market Pribadi Ananta di Pasar Wiwitan.

Adapun Pasar Wiwitan memiliki konsep sangat berbeda dibandingkan bazar reguler di kawasan bisnis tersebut. Acara eksklusif ini hanya diselenggarakan sebulan sekali selama dua hari berturut-turut. Kehadirannya sukses mengubah wajah kaku pusat bisnis menjadi ruang interaksi publik yang hangat.

Pihak penyelenggara menyebut kegiatan ini dirancang sebagai ruang temu inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Kegiatan ini adalah sebagai hub atau penghubung pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk melakukan showcase. SCBD adalah tempat yang inklusif, terbuka untuk semua kalangan melakukan kegiatan ekonomi dan budaya," jelas Pribadi.

Pasar Wiwitan SCBD secara keseluruhan melibatkan 203 jenama lokal hasil kurasi ketat. Sinergi antara pengelola kawasan, Artha Graha Network, dan pelaku ekonomi kreatif terbukti mampu menciptakan ruang rekreasi alternatif. Rangkaian acara ini dipastikan terus bergulir demi memajukan kemandirian perajin lokal.

Tingginya antusiasme warga membuka peluang bagi pelaku usaha lain untuk berpartisipasi pada gelaran bulan berikutnya. Pengelola telah menyediakan kanal informasi resmi bagi para UMKM yang tertarik bergabung memamerkan karyanya.

"Kami memiliki portal, website, dan channel media sosial yang bisa dikontak kapan pun. Kami selalu membuka tangan terbuka kepada teman-teman pelaku ekonomi kreatif maupun UMKM untuk terlibat dalam kegiatan kami," tutur Pribadi.

Kemeriahan di sekitar paviliun semakin lengkap dengan hadirnya pentas drama musikal kawan-kawan spesial. Yayasan Ruang Talenta Inklusif Indonesia sukses memukau pengunjung lewat pertunjukan bertajuk 'Aku, Kamu, Berharga dan Mulia'. Penampilan anak-anak istimewa ini sekaligus menjadi ruang apresiasi dan momentum penggalangan donasi publik.

Sementara itu, Pendiri Yayasan Ruang Talenta Inklusif Indonesia Mary Nainggolan memandang panggung apresiasi ini sangat krusial bagi kreativitas anak didiknya.

"Kami adalah wadah bagi anak-anak berkebutuhan khusus berkumpul untuk bersama-sama mempersiapkan hati untuk berkarya. Mereka dibukakan kesempatan peluang yang sebesar-besarnya," ungkap Mary.

Ia meyakini potensi besar akan selalu muncul jika lingkungan mau memberikan ruang berekspresi secara setara. Kolaborasi inklusif dengan pengelola kawasan dinilai menjadi langkah positif yang patut terus direplikasi.

"Saya pribadi melihat ada intan permata luar biasa muncul di mereka kalau kita kasih kesempatan. Kami berharap partisipasi ini membukakan peluang buat anak-anak kita tercinta menjadi berkat bagi semuanya," papar Mary.

(anl/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |