Buka LKBB-PB Tingkat Nasional, Waka MPR Tegaskan Pentingnya Disiplin

1 day ago 9

Jakarta -

Wakil Ketua MPR, Bambang Wuryanto, membuka Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) Tingkat Nasional Tahun 2026. LKBB-PB MPR RI Tahun 2026 diikuti 30 sekolah pemenang pertama tingkat provinsi.

Selama penyisihan dalam LKBB-PB di tingkat provinsi, para peserta sudah menunjukkan kedisiplinan, kekompakan, keberanian, serta semangat cinta Tanah Air. Para juara pertama di tingkat provinsi kemudian berkompetisi di tingkat nasional di Jakarta untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.

Dalam sambutannya dalam acara pembukaan, Jumat (5/9) kemarin, Bambang menegaskan hal utama dan penting dalam kreasi baris berbaris dan pengibaran bendera adalah pembentukan disiplin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika tidak memiliki disiplin maka di masa depan adik-adik akan 'tewas' (gagal)," ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).

Bambang juga memaparkan tiga disiplin yang harus dimiliki peserta LKBB-PB. Pertama, dalam baris berbaris dan pengibaran bendera penting untuk memiliki disiplin waktu.

"Ketepatan waktu ini penting untuk koordinasi di antara sesama anggota satu tim. Dengan disiplin waktu maka akan ada koordinasi kapan untuk berlatih, dan lainnya," jelasnya.

Kedua, adalah disiplin komunikasi. "Setiap peserta dan para pendamping harus selalu berkomunikasi. Tanpa komunikasi di antara sesama anggota tim dan pendamping serta pelatih maka tidak akan jalan," terangnya.

Kemudian yang ketiga adalah disiplin bertindak. "Jika saatnya harus bertindak maka harus tetap dilaksanakan atau dikerjakan. Tidak lalai dalam bertindak, melainkan tetap disiplin dalam bertindak," papar Bambang.

Pada kesempatan tersebut, Bambang juga menekankan dengan tiga disiplin itu maka komandan akan percaya kepada anggota regunya.

"Adik-adik akan dipercaya. Ketika sudah tumbuh kepercayaan atau trust maka semua bisa berjalan dengan lancar," katanya.

"Jadi inti baris berbaris adalah disiplin. Sedangkan disiplin dalam pengibaran bendera, sikap sempurna dan menghormati bendera Merah Putih merupakan wujud kecintaan kita kepada negara dan bangsa ini. Kecintaan pada bangsa dan negara diwujudkan dalam baris berbaris dan pengibaran bendera ini," sambungnya.

Bambang juga berpesan agar para siswa peserta LKBB-PB tetap menjalin silaturahmi dengan membentuk grup whatsapp agar semangat di antara peserta LKBB-PB tetap hidup.

Jalin Silaturahmi

Pada kesempatan yang sama, Plt Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah mengucapkan selamat datang kepada peserta LKBB-PB. Ia menjelaskan LKBB-PB sudah dimulai pada tahun 2025 dengan hanya diikuti 7 provinsi. Kemudian, jumlah peserta LKBB-PB meningkat pada tahun 2026 sebanyak 30 provinsi.

"Pada tahun depan, 2027, LKBB-PB ini akan diikuti seluruh provnsi atau 38 provinsi di Indonesia," ujarnya.

Siti menyebutkan LKBB-PB tidak hanya sekadar lomba melainkan untuk menjalin silaturahmi.

"LKBB-PB ini untuk menjalin silaturahmi dan keakraban di antara para siswa peserta LKBB-PB dari setiap provinsi. Pertemuan dalam LKBB-PB ini agar bisa dimanfaatkan untuk menjalin silaturahmi dan keakraban," paparnya.

Siti berharap dari LKBB-PB, peserta tidak hanya mencari kemenangan, tetapi dapat memperoleh pengalaman sekaligus pembelajaran serta menumbuhkan karakter dalam diri peserta LKBB-PB.

"Ketika kembali ke daerah masing-masing, peserta membawa pengalaman, pembelajaran, sekaligus pembentukan karakter serta jalinan silaturahmi di antara para siswa," katanya.

Siti juga berharap para siswa bisa mempersiapkan diri baik kemampuan dan keterampilan dalam LKBB-PB maupun kesiapan fisik untuk mengikuti lomba.

"Semoga para peserta bisa siap secara mental dan fisik untuk mengikuti LKBB-PB tingkat nasional yang akan dimulai esok pagi," harapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat PPI DKI Jakarta, Bambang Tejo Baskoro berterima kasih kepada jajaran Sekretariat Jenderal MPR RI yang telah memberikan kepercayaan kepada PPI untuk menyelenggarakan LKBB-PB.

Ia mengungkapkan lomba ini sudah dilaksanakan di 30 provinsi dimulai dari Provinsi Nusa Tenggara Timur dan berakhir di Provinsi Aceh, sejak April sampai Juli 2026.

"Pemenang di tingkat provinsi maju ke LKBB-PB tingkat nasionall. Lomba ini menjadi kebanggaan bagi adik-adik semua sehingga bisa berprestasi di tingkat nasional di samping menjalin ikatan silaturahmi dalam kerangka NKRI," pungkasnya.

Sebagai informasi, pembukaan LKBB-PB tingkat Sekolah Menengah Atas dan sederajat ini ditandai dengan pemukulan gong. Ikut mendampingi dalam pemukulan gong antara lain Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, Deputi Bidang Administrasi Heri Herawan, para Kepala Biro di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR, Inspektur Sekretariat Jenderal MPR RI, Ketua Dewan Penasihan Purna Paskibraka Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Bambang Tejo Baskoro.

(anl/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |