Jakarta -
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyebutkan pria yang kepergok buang air kecil (BAK) atau kencing sembarangan di Alun-alun Kota Bogor dalam kondisi mabuk. Pelaku dikenai sanksi menyemprot taman dan denda hingga Rp 1 juta.
"Ya akhirnya kita berikan shock therapy juga, saya tegur sangat keras sekali. Ya jujur aja sih, bau alkohol mulutnya, dan tadi malam, saya suruh langsung semprot sendiri dengan alat damkar, sebagai efek jera lah," kata Jenal kepada wartawan, Senin (7/9/2026).
Jenal mengatakan identitas pelaku telah diketahui dan sempat dimintai KTP setelah kepergok kencing sembarangan di Alun-alun Kota Bogor. Siang tadi, menurut Jenal, pria itu didatangi Satpol PP Kota Bogor untuk dikenai sanksi denda hingga Rp 1 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta KTP-nya, didata oleh Pak Camat dan kita akan berikan sanksi. Satpol PP hari ini mengunjungi rumahnya, akan disanksi yang seberat-beratnya, denda Rp 250.000 sampai Rp 1.000.000. Itu upaya yang kita lakukan," ucap Jenal.
"Jadi ini peringatan untuk kita semua dan warga, sayangi Kota Bogor yang kita cintai ini. Jaga, rawat bareng-bareng. Pemerintah membangunnya, ya masyarakat yang menjaga dan merawatnya," sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memarahi pria yang kedapatan sedang kencing sembarangan di Alun-alun Kota Bogor. Jenal kesal hingga melempar helm dan mengenai kaki pria tersebut.
Momen Jenal menegur pria kencing sembarangan di Alun-alun Kota Bogor itu diunggah di akun Instagram pribadinya. Awalnya, Jenal bersama petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan personel damkar Kota Bogor tengah menyemprot pedestrian alun-alun yang kotor dan berdebu.
Kemudian, tiba-tiba Jenal berjalan tergesa-gesa sambil menunjuk ke arah pria yang berdiri di pojok taman. Ternyata pria bertopi putih tersebut sedang buang air kecil.
Jenal sempat memanggil pria yang sedang kencing sembarangan itu dengan teriakan 'woy', namun tidak dihiraukan. Kemudian, Jenal melempar helm ke arah kaki pria yang tidak dikenal tersebut.
Jenal pun memberikan penjelasan. Menurut dia, peristiwa itu terjadi ketika dia menyemprot jalan protokol dan fasilitas publik, yang terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, pada Minggu (6/9) malam.
Jenal kemudian melihat pria kencing sembarangan di pojok taman yang ada di area Alun-alun Kota Bogor. Berniat menegur, Jenal refleks melempar helm dan mengenai kaki pria tersebut.
"Begitu saya nunjuk lokasi yang sempat viral karena bau pesing, tiba-tiba saya lihat kayak ada patung. Saya penasaran, akhirnya saya dekati, ternyata memang orang lagi kencing. Makanya refleks, saya memang menggunakan helm untuk menegur dan terkena kakinya lah," ucapnya.
Jenal menyebutkan Alun-alun Kota Bogor sering kali dikeluhkan pengunjung karena tercium bau pesing di banyak sudutnya. Sejak itu, kata Jenal, ia selalu mencari pelakunya dan baru dipergoki malam tadi.
"Ketemu lah 1,5 tahun ini yang kita cari, ini salah satu pelakunya," ujar Jenal.
(sol/fas)















































