Zulhas Optimistis Pengolahan Sampah RI Bisa Diselesaikan Secara Tuntas

2 hours ago 3

Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pihaknya optimistis mampu menyelesaikan persoalan sampah di Indonesia secara tuntas. Hal itu dilakukan melalui sejumlah strategi, seperti pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL), teknologi pirolisis, dan penyederhanaan aturan.

Hal itu diungkapkannya saat peresmian dimulainya pembangunan PSEL Bogor Raya di Galuga, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.

"Ini yang pertama di Indonesia. Sampah yang datang setiap hari kita selesaikan melalui PSEL menjadi energi listrik. Tetapi kita tidak berhenti di sana. Sampah lama yang sudah bertahun-tahun menumpuk juga harus kita tuntaskan dengan teknologi pirolisis. Jadi yang baru selesai, yang lama juga kita bereskan," ujar Zulhas dalam keterangan tertulis, Senin (21/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khusus untuk sampah lama, pihaknya juga bakal memaksimalkan teknologi pirolisis. Adapun teknologi tersebut bakal diterapkan di TPAS Galuga, Bogor, yang sudah masuk dalam kategori darurat.

"TPAS Galuga termasuk yang kondisinya darurat. Karena itu, yang kita dahulukan adalah daerah-daerah yang darurat dan memberikan dampak buruk bagi masyarakat. Persoalan sebesar ini tidak mungkin diselesaikan Bogor sendiri. Pemerintah pusat harus turun dan kita kerjakan bersama-sama," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan penyederhanaan aturan dalam prosedur pengolahan sampah. Sebab, aturan yang panjang membuat proses pengolahan sampah kerap mengalami hambatan.

"Dulu penanganan sampah rumit karena masing-masing berjalan sendiri-sendiri. Atas perintah Presiden kemudian dilakukan penyederhanaan prosedur dan aturan. Kita ingin masalah sampah diselesaikan, bukan dipersulit oleh aturan," jelasnya.

Dia pun optimistis melalui berbagai strategi tersebut, persoalan sampah di Indonesia bisa diselesaikan secara tuntas.

"Kita ingin membuktikan bahwa persoalan sampah bisa diselesaikan secara tuntas. Sampah baru menjadi energi listrik, sampah lama kita bereskan menjadi bahan bakar untuk diesel. Kalau model ini berhasil, Bogor bisa menjadi contoh bagaimana Indonesia menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh," tutupnya.

(ega/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |