Jakarta -
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau hingga wilayah Jabodetabek. Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang pun bergerak cepat melakukan langkah antisipasi untuk menjaga kesehatan masyarakat.
Wali Kota (Walkot) Tangerang Sachrudin bersama jajaran perangkat daerah terkait turun langsung membagikan masker kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, di kawasan Tugu Adipura. Langkah ini sebagai upaya mengurangi risiko paparan abu vulkanik sekaligus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada.
"Hari ini kita membagikan masker kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan. Ini untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik akibat letusan Gunung Anak Krakatau," ujar Sachrudin, dalam keterangan tertulis, Senin (7/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat agar tetap menjaga kesehatannya," sambungnya.
Sachrudin mengimbau warga yang beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker dan terus mengikuti informasi serta arahan resmi pemerintah. Ia juga meminta masyarakat tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas dengan memperhatikan kondisi kesehatan.
"Kami juga sudah menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada, tidak perlu panik. Yang penting kita jaga kesehatan kita," kata Sachrudin.
Menurut Sachrudin, penggunaan masker merupakan langkah sederhana yang penting dilakukan, terutama karena abu vulkanik telah terpantau di kawasan Jabodetabek hingga Jawa Barat (Jabar).
"Karena kita khawatir akibat abu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau yang sudah menyebar ke Jabodetabek, bahkan ke Jawa Barat. Ini perlu kita antisipasi untuk menjaga kesehatan dengan menggunakan masker," jelas Sachrudin.
Sachrudin berharap langkah antisipasi tersebut dapat membantu mencegah gangguan kesehatan, khususnya pada saluran pernapasan.
"Mudah-mudahan dengan langkah antisipasi ini, kita bisa mencegah gangguan kesehatan, terutama ISPA dan penyakit lainnya yang diakibatkan paparan abu vulkanik," pungkasnya.
(anl/ega)


















































