Pelajar Tewas Imbas Jalanan Licin, Begini Kondisi Terkini Jalan Kramat Jati

1 hour ago 3
Jakarta -

Jalan di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi sorotan karena diduga menjadi pemicu kecelakaan maut remaja berinisial HH, siswa MAN 6 Jaktim, akibat tertabrak truk setelah terjatuh imbas jalan licin. Begini kondisi terkini jalan tersebut.

Pantauan detikcom di Jalan Raya Bogor depan Pasar Kramat Jati, Rabu (19/8/2026) pukul 16.00 WIB, jalanan itu dalam kondisi kering dan tak licin. Tidak terlihat juga adanya pedagang yang beroperasi di pinggir jalan tersebut.

Jalanan di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi sorotan karena diduga menjadi pemicu kecelakaan maut remaja berinisial HH, siswa MAN 6 Jaktim, akibat tertabrak truk usai terjatuh imbas jalan licin.Jalanan di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi sorotan karena diduga menjadi pemicu kecelakaan maut remaja berinisial HH, siswa MAN 6 Jaktim, akibat tertabrak truk usai terjatuh imbas jalan licin. (Adhfar/detikcom)

Kendaraan dapat melaju di seluruh lajur jalan tanpa adanya pedagang yang berjualan. Terpantau arus lalu lintas di Jalan Raya Bogor arah Cawang lancar, dan arah Kampung Rambutan mengalami kemacetan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski kondisi jalan kering, tampak masih tersisa sedikit kubangan air di sejumlah bagian trotoar jalan. Namun kubangan itu tidak mengganggu laju kendaraan yang melewati Jalan Raya Bogor.

Diketahui, Pemkot Jaktim akan menertibkan para pedagang di pinggir jalan. Wali Kota Jaktim, Munjirin, mengatakan ada langkah jangka pendek dan jangka panjang yang akan dilakukan. Para pedagang dilarang berdagang hingga menggunakan badan jalan.

"Untuk penanganan darurat mulai kemarin malam sudah dikerahkan Satpol PP, Dishub, PPSU dan aparat kecamatan dan kelurahan untuk mendorong jualannya agar jangan memakai badan jalan," kata Munjirin saat dimintai konfirmasi, Rabu (19/8/2026).

Permukaan jalan depan Pasar Kramat Jati diduga menjadi licin karena terkena siraman pedagang ikan. Mereka akan diwajibkan menampung air siraman agar tak membasahi permukaan jalan.

"Dan khusus untuk pedagang ikan untuk jangan menyiram ikan dengan air yang dibiarkan mengalir ke jalanan, tetapi air siraman wajib untuk ditampung dengan ember atau plastik," ujarnya.

Untuk rencana jangka panjang, Pemkot Jaktim akan rapat dengan pihak PD Pasar Jaya pada Jumat (21/8) lusa. Rapat akan membahas rencana memasukkan pedagang di pinggir Jalan Raya Bogor ke area Pasar Kramat Jati.

Kronologi Kecelakaan Maut Pelajar

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, mengatakan kecelakaan terjadi pada Senin (17/8), pukul 06.00 WIB, saat korban hendak mengikuti upacara hari kemerdekaan RI ke-81.

"Sepertinya begitu (korban hendak upacara HUT ke-81 RI) karena memakai seragam sekolah," kata Ojo, Senin (17/8).

Peristiwa kecelakaan terjadi saat HH yang mengendarai motor Honda BeAt bernopol B-3122-SDL melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Raya Bogor. Sesampainya depan Rumah Makan Kuring, Pasar Induk Kramat Jati, kemudian mengalami kecelakaan lalu lintas.

Korban terjatuh dari motor diduga akibat jalan licin dan di saat bersamaan datang melintas dump truck dan menabrak korban hingga tewas.

"Di waktu yang bersamaan melintas kendaraan dump truck Dinas Kebersihan nopol B-9728-TOQ yang dikendarai AS, dan (korban) tergilas hingga meninggal dunia di TKP," lanjutnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan motor yang dikendarai korban ringsek.

(fas/fas)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |