Satgas Yonif 300: Layanan Medis Keliling Jangkau Pelosok Nduga

13 hours ago 5

NDUGA - Di tengah terjalnya medan pegunungan Papua, langkah pengabdian tak pernah terhenti. Personel kesehatan dari Titik Kuat (TK) Nonggoloit Satgas Yonif 300/Brajawijaya menembus jalur setapak menuju Kampung Yosema, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan untuk menghadirkan layanan kesehatan langsung bagi masyarakat, Selasa (28/04/2026).

Dengan membawa perlengkapan medis sederhana, para prajurit menyusuri medan sulit demi memastikan warga yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan tetap mendapatkan pelayanan layak. Kehadiran mereka disambut hangat oleh masyarakat, mencerminkan kedekatan yang telah terjalin antara TNI dan warga di wilayah penugasan.

Setibanya di kampung, personel kesehatan segera membuka layanan darurat. Warga yang datang diperiksa satu per satu, mulai dari pengecekan tekanan darah, penanganan luka ringan, hingga pemberian obat-obatan dan vitamin untuk keluhan umum seperti demam dan gangguan kulit.

Tak hanya memberikan pengobatan, prajurit juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai langkah pencegahan penyakit. Pendekatan humanis yang dilakukan membuat suasana pelayanan terasa akrab dan penuh kekeluargaan.

Pasiter Satgas Yonif 300/Brajawijaya, Kapten Inf Hartono, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat di daerah terpencil.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan, meskipun berada jauh dari fasilitas medis. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam membantu meningkatkan kualitas hidup warga, ” ujarnya.

Menurutnya, layanan kesehatan keliling ini tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi juga wujud kehadiran negara dalam menjangkau masyarakat hingga pelosok.

Warga Kampung Yosema pun mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut. Keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan selama ini menjadi kendala utama yang mereka hadapi.

“Kami sangat bersyukur. Dengan adanya bapak-bapak TNI, kami bisa berobat tanpa harus berjalan jauh, ” ungkap Neli Telenggen (45), salah satu warga dengan penuh haru.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus menciptakan rasa aman dan kesejahteraan yang berkelanjutan di wilayah Papua.

Melalui langkah sederhana namun penuh makna, Satgas Yonif 300/Brajawijaya kembali menegaskan bahwa pengabdian tidak hanya tentang menjaga wilayah, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

(PERS)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |