NDUGA - Akses layanan kesehatan yang terbatas di wilayah pedalaman mendorong Satgas Yonif 300/Brajawijaya mengambil langkah proaktif. Melalui pendekatan “jemput bola”, prajurit dari Titik Kuat Nonggoloit turun langsung menyambangi rumah-rumah warga di Kampung Yosema, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Senin (27/4/2026).
Kegiatan pelayanan kesehatan ini dilakukan secara door to door guna memastikan kondisi masyarakat tetap terpantau, terutama bagi warga yang kesulitan menjangkau fasilitas medis permanen. Dengan membawa perlengkapan medis sederhana, para prajurit menyapa warga dari honai ke honai, memberikan pemeriksaan sekaligus pengobatan dasar secara gratis.
Dalam pelaksanaannya, personel Satgas melakukan pengecekan tekanan darah, memberikan obat-obatan sesuai keluhan, serta membuka ruang konsultasi kesehatan bagi masyarakat. Mulai dari anak-anak hingga lansia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi tubuh mereka.
Komandan Yonif 300/Brajawijaya, Satgas Letkol Inf Joko Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk hadir sebagai solusi di tengah keterbatasan masyarakat.
“Kami menyadari akses kesehatan di wilayah ini masih terbatas. Karena itu, kami mendatangi langsung warga agar mereka tetap mendapatkan pelayanan medis yang layak tanpa harus berjalan jauh, ” ujarnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, prajurit juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat. Edukasi ini dinilai penting untuk mencegah munculnya penyakit di tengah kondisi geografis yang menantang.
Respons masyarakat pun sangat positif. Warga merasa terbantu dengan kehadiran prajurit yang tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga perhatian secara langsung.
“Kalau sakit biasanya kami harus jalan jauh. Sekarang bapak-bapak TNI datang ke rumah, kami sangat terbantu, ” ungkap Yakobus Wenda, (37), salah satu warga Yosema.
Kehadiran Satgas Yonif 300/Brajawijaya di Kampung Yosema menjadi bukti bahwa peran TNI tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan mampu memperkuat hubungan antara prajurit dan warga sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
Dengan langkah nyata seperti ini, Satgas terus berupaya memastikan bahwa pelayanan kesehatan dapat dirasakan hingga ke pelosok negeri, menghadirkan harapan dan rasa aman bagi masyarakat yang membutuhkan.
(PERS)

















































