PEGUNUNGAN BINTANG - Di antara keindahan alam Pegunungan Bintang yang memukau, Kampung Tinibil di Distrik Oksamol, Papua Pegunungan, pada Selasa (28/4/2026) dirajut kisah haru. Para prajurit dari Satgas Yonif 753/Arga Vira Tama (AVT) Koops TNI Habema, melalui Pos Tinibil, dengan tulus menggelar aksi kemanusiaan berupa layanan kesehatan gratis bagi penduduk setempat. Ini bukan sekadar tugas, melainkan panggilan hati untuk meringankan beban saudara-saudari di pelosok negeri yang kerap kali terkendala akses layanan medis.
Membawa perlengkapan kesehatan yang esensial, personel Satgas hadir langsung di tengah masyarakat, menawarkan pemeriksaan dan pengobatan. Bagi mereka, kehadiran di wilayah pegunungan ini bukan hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga merajut benang persaudaraan dan kepedulian. Kapten Inf Darmansyah, S.Tr.(Han), Komandan Pos Tinibil, menegaskan pentingnya aspek kemanusiaan ini.
"Kami hadir bukan hanya untuk memberikan pengobatan, tetapi juga untuk mendengar keluhan masyarakat dan mempererat hubungan persaudaraan. Kedekatan ini penting untuk membangun kepercayaan dan kebersamaan, " ujar Kapten Inf Darmansyah.
Lebih dari sekadar memberikan obat sesuai keluhan, para prajurit berinteraksi hangat, menciptakan suasana kekeluargaan yang mendalam. Pendekatan yang begitu personal ini menjadi kunci dalam membangun harmoni antara TNI dan masyarakat di daerah penugasan yang terpencil.
Kepala Kampung Tinibil sendiri tak mampu menahan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan.
"Kami sangat berterima kasih karena bapak-bapak TNI selalu hadir membantu masyarakat. Kebersamaan seperti ini penting agar kampung tetap aman, sehat, dan saling peduli, " ungkapnya.
Program kesehatan gratis ini menjadi bukti nyata bahwa peran TNI di perbatasan dan pegunungan melampaui sekadar penjagaan kedaulatan. Ia menyentuh langsung denyut nadi kebutuhan paling mendasar masyarakat. Langkah kecil namun penuh makna dari Satgas Yonif 753/AVT ini terus mengukuhkan komitmen mereka: menjaga wilayah, merawat kesehatan, dan menyalakan harapan bagi setiap jiwa di tanah Papua.
(PERS)
















































