Mensos Gus Ipul Kunjungi KPK, Minta Saran Soal Pengadaan Sekolah Rakyat

8 hours ago 3

Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengunjungi gedung KPK RI. Gus Ipul ingin meminta nasihat ke KPK terkait proses pengadaan di Kemensos tahun 2026, terkhusus soal Sekolah Rakyat.

"Kami minta nasihat, minta masukan, minta kritik, minta saran karena kebetulan kita juga sedang memulai pelaksanaan pengadaan pada tahun 2026, kita ingin program strategis Bapak Presiden khususnya Sekolah Rakyat tidak dikotori oleh praktik korupsi," kata Gus Ipul di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).

Gus Ipul menyebut di Kemensos segala prosesnya terbuka dan sudah disampaikan ke publik. Termasuk proses pengadaan di Kemensos sudah disampaikan ke lembaga-lembaga pemeriksa seperti BPK atau BPKP agar bisa diawasi.

"Untuk mengawasi dan ikut mengawal pelaksanaan pengadaan barang di lingkungan Kemensos. Nah nanti kita coba nasihatnya seperti apa akan kita tindak lanjuti," sebutnya.

Gus Ipul mengatakan datang lengkap bersama jajarannya seperti Wamensos Agus Jabo dan seluruh Dirjen. Agus Jabo sendiri sudah tiba lebih dulu sekitar pukul 09.13 WIB.

"Saya datang lengkap bersama Pak Wamen, beserta Sekjen, dan seluruh Dirjen dan juga para kepala biro dan direktur yang memiliki tanggung jawab terhadap pelaksanaan barang dan jasa," sebutnya.

Sebelumnya Gus Ipul mengatakan akan menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini. Pertemuan tersebut untuk melaporkan proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk keterbukaan Kemensos terhadap pengawasan penggunaan anggaran sekaligus memastikan proses pengadaan barang dan jasa di Kemensos termasuk pada program Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai aturan.

"Kami bersama Pak Wamen, Pak Sekjen akan silaturahmi ke KPK untuk minta nasihat, minta masukan, sekaligus juga kita akan memberikan informasi tentang proses-proses pengadaan di lingkungan Kementerian Sosial," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Kamis (7/5).

Menanggapi isu pengadaan sepatu Sekolah Rakyat yang belakangan viral di media sosial, Gus Ipul juga membentuk tim khusus untuk mendalami dan melakukan penelusuran untuk memperoleh informasi yang lebih utuh.

"Saya menunjuk Pak Wamen dan Pak Irjen untuk melakukan penelusuran, pendalaman, dan melaporkannya dalam minggu depan. Supaya kita bisa lebih jelas mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang isu-isu yang selama ini berkembang di medsos," ungkapnya.

Gus Ipul menjelaskan pihaknya terbuka dan menyambut baik seluruh kritik dan saran dari masyarakat. Seluruh kritik dan saran akan dicermati dan jika memerlukan tindak lanjut, maka akan ditindaklanjuti seperti salah satunya terkait proses pengadaan di Sekolah Rakyat.

Lihat juga Video: Mensos Sambangi KPK, Mau Konsultasi Pengadaan Barang dan Jasa

(ial/idn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |