Temui Petani Banyuwangi, Zulhas Dapat Laporan Banyak Tengkulak Gigit Jari

2 weeks ago 11

Banyuwangi -

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) bertemu dengan dengan ratusan petani di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Di momen itu, Zulhas mendapatkan laporan banyak tengkulak yang tidak senang dengan meningkatnya pendapatan para petani.

Pertemuan itu digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Desa Aliyan, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi. Dalam dialog bersama Zulhas, para petani bersyukur harga gabah dan hasil panen mereka telah membaik.

Zulhas mengatakan pemerintah saat ini memang berfokus meningkatkan pendapatan para petani dan nelayan. Dia menjelaskan Presiden Prabowo Subianto memiliki visi dalam menjaga hasil usaha petani dari praktik tengkulak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Petani senang, tapi ada yang nggak senang. Siapa yang nggak senang? Tengkulak. Tengkulak banyak dipotong, nggak bisa lagi dapat," ujarnya.

Dalam pertemuan itu, para petani juga mengeluhkan hama tikus yang mengganggu pertanian mereka. Petani-petani tersebut merasa obat hama tikus tergolong mahal.

"Sekarang ada keluhan apa petani," kata Zulhas dalam dialog bersama petani.

Menko Pangan Zulhas bertemu petani di Banyuwangi (dok.Kemenko Pangan)Menko Pangan Zulhas bertemu petani di Banyuwangi (dok. Kemenko Pangan)

"Hama tikus," seru petani.

Zulhas mengatakan keluhan para petani tersebut segera ditindaklanjuti. Bantuan obat hama tikus segera disalurkan kepada petani-petani di Banyuwangi.

Di akhir dialog, Kementerian Koordinator Bidang Pangan juga menyalurkan bantuan pangan berupa 3 ton beras kepada 600 petani dari Kecamatan Rogojampi, Blimbingsari, dan Srono, Kabupaten Banyuwangi. Melalui dialog tersebut, Zulhas menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan.

(ygs/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |