Dua orang pekerja proyek drainase mengalami kecelakaan kerja di Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim). Tiga jam proses evakuasi berlangsung dramatis.
Insiden kecelakaan kerja itu berlangsung dengan cepat dan membuat kedua pekerja tak dapat menghindari. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (9/6/2026) siang.
"Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat para korban sedang melakukan pekerjaan drainase. Tiba-tiba beton drainase roboh dan menimpa kedua pekerja," kata Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaktim, Abdul Wahid, Senin (10/8).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden kecelakaan kerja itu di Jalan Pandjaitan, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jaktim. Kedua pekerja yang menjadi korban berinisial UD (25) dan SYF (40).
Rekan kerja korban yang mengetahui peristiwa itu langsung melaporkan kepada petugas Pusat Krisis Dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (P3KD) untuk upaya evakuasi. Laporan kemudian diteruskan ke pemadam kebakaran (damkar) karena proses evakuasi yang cukup sulit.
Proses Evakuasi Dramatis
Sebanyak 25 orang petugas damkar dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Banyaknya petugas yang dikerahkan karena korban dalam posisi cukup bahaya di mana badannya tertiban beton turap drainase.
"Rekan korban kemudian melapor ke ambulans PK3D. Karena terkendala dalam proses evakuasi, PK3D langsung meminta bantuan kepada Sudin Gulkarmat Jakarta Timur," katanya.
Proses evakuasi berjalan dramatis. Tubuh salah satu korban tertimbun material beton dan kondisi di lokasi proyek tergenang air keruh.
Kondisi itu menyebabkan visualitas petugas terbatas sehingga proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati demi keselamatan korban.
"Cukup sulit karena bagian tubuh korban berada di dalam air. Airnya keruh dan korban juga tertimbun beton," ujar Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jaktim, Parlin Nainggolan.
Petugas kemudian menempuh cara evakuasi dengan mengurangi debit air terlebih dulu menggunakan mesin pompa agar proses evakuasi korban lebih mudah dan aman. Sejumlah material yang menimpa korban diangkat.
Laporan kejadian kecelakaan kerja itu ditangani petugas mulai sekitar pukul 14.56 WIB. Proses evakuasi dinyatakan selesai sekitar pukul 17.39 WIB.
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) mengevakuasi dua pekerja proyek normalisasi saluran air yang tertimpa material beton turap di Jalan DI Panjaitan, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (9/8/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza)
Kepala Korban Terluka
Petugas turut menggunakan alat berat. Selama proses evakuasi berlangsung, korban juga mendapatkan penanganan medis dengan diberi infus dan oksigen.
Kedua korban mengalami luka di kepala. Setelah berhasil dievakuasi, kedua pekerja kemudian dibawa ke rumah sakit (RS) terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Berhasil dievakuasi berkat kolaborasi antara Tim Sudin Gulkarmat Jakarta Timur & Ambulans PK3D, kedua korban selamat dan langsung dapat penanganan medis," kata dia.
Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan kejadian darurat melalui kontak layanan pemadam kebakaran terdekat atau melalui Jakarta Siaga 112 demi penanganan yang cepat dan tepat.
(jbr/maa)

















































