Sumber Air Jauh Jadi Kendala Pemadaman Karhutla di Kotim Kalteng

5 hours ago 2

Kotawaringin Timur -

Petugas pemadam dan relawan terus berjibaku memadamkan api karhutla di Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Sumber air yang jauh menjadi salah satu kendala pemadaman.

Di Kotim, penanganan karhutla bahkan berlangsung di puluhan titik dalam waktu bersamaan. Pada Rabu (19/8/2026), petugas gabungan menangani sedikitnya 22 titik kebakaran di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang. Sejumlah lokasi masih menyisakan kepulan asap setelah proses pemadaman.

"Kondisi lapangan tidak mudah. Petugas menghadapi kendala sumber air yang jauh, keterbatasan selang, hingga gangguan pada mesin pemadam. Di beberapa lokasi, api berada di kawasan yang sulit dijangkau sehingga membutuhkan waktu dan tenaga ekstra untuk melakukan pembasahan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, dilansir detikKalimantan, Kamis (20/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Salah satu kawasan yang menjadi perhatian berada di sekitar Jalan Moh Hatta Lingkar Selatan, Mentawa Baru Ketapang. Selain itu, penanganan juga dilakukan di sejumlah titik di Jalan Panglima Hamdan, Jalan MT Haryono Barat, Jalan HM Arsyad hingga kawasan Jalan Jenderal Sudirman," imbuhnya.

Relawan Tumbang Masuk IGD

Intensitas penanganan yang tinggi juga mulai berdampak terhadap kondisi para relawan. Seorang relawan asal Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Rizky Mubarrak, harus mendapat penanganan medis di IGD RSUD dr Murjani Sampit setelah mengalami sesak napas dan kelelahan ketika membantu memadamkan karhutla. Camat Mentawa Baru Ketapang Irpansyah menyebut kondisi Rizky telah stabil setelah mendapatkan pertolongan medis.

"Peristiwa tersebut menjadi gambaran beratnya perjuangan warga dan relawan yang ikut membantu pemadaman di tengah kondisi asap dan panas," kata Irpansyah.

Sementara itu, data BPBD Kotim yang dilaporkan hingga 19 Agustus menunjukkan skala persoalan yang semakin besar. Jumlah hotspot yang terakumulasi sepanjang tahun mencapai 3.840 titik, sedangkan luas lahan terbakar hingga 18 Agustus tercatat sekitar 1.317,15 hektare.

Baca selengkapnya di sini

(idh/dhn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |