Prabowo Minta Dukungan Ekspor Satu Pintu, Anggota DPR Standing Ovation

5 hours ago 4
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengatakan ingin mengubah skema ekspor di Indonesia melalui satu pintu. Prabowo meminta dukungan kepada DPR agar bisa membuat Indonesia menjadi penentu harga ekspor mineral.

"Kita telah membahas bersama OJK bahwa kita ingin segera membantu Bursa Mineral dan Komoditas Strategis. Selama puluhan tahun Indonesia menjadi salah satu produsen terbesar untuk komoditas komoditas penting dunia. Kelapa sawit, nikel, timah, batu bara, emas, kopi, karet, dan berapa belas komoditas lainnya," kata Prabowo saat pidato kenegaraan rapat paripurna RAPBN 2027 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo mengatakan terlalu sering harga komoditas mineral ditentukan pihak luar negeri. Padahal, kata dia, Indonesialah yang memiliki dan bersusah payah untuk mendapatkan komoditas tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tetapi terlalu sering harga kekayaan kita keluar dari bumi dan keringat rakyat Indonesia justru harganya ditentukan di luar negeri di negara lain, di bursa komoditas negara lain, mereka yang tak punya komoditas ini, masa mereka tentukan berapa komoditas itu, ini tidak masuk akal," ucap Prabowo.

Prabowo heran Indonesia sebagai pengekspor mineral justru tidak pernah menentukan harga. Prabowo meminta agar DPR mendukungnya mengubah hal buruk tersebut.

"Kita yang punya barang, orang lain yang tentukan harganya, saya tanya ke wakil rakyat, mau kita teruskan situasi seperti ini? Emak-emak susah payah membatik, orang lain yang tentukan harga batiknya mau dijual, luar biasa," tegas dia.

"Keadaan ini harus berani kita ubah, saya minta dukungan DPR untuk kita ubah ini," lanjut Prabowo yang kemudian disambut tepuk tangan dari para anggota Dewan.

Prabowo tegas tidak masalah jika pihak negara lain tidak membeli barang komoditas Indonesia. Komoditas tersebut, kata Prabowo, dapat dinikmati oleh Indonesia di masa depan.

"Kalau mereka tidak mau bayar harga yang kita pasang, nggak usah beli, lebih baik komoditi itu, nikel itu, emas itu, biar di tanah untuk anak cucu kita, batu bara kita, gas kita, minyak kita biar di tanah, kopi kita biar kita minum sendiri," ujar Prabowo.

Prabowo menginginkan mekanisme ekspor komoditas melalui satu pintu dari Indonesia. Namun Prabowo memastikan Indonesia tetap akan memperhatikan mekanisme pasar.

"Tapi tentunya kita juga mengerti mekanisme pasar, kalau harga terlalu tinggi itu juga nggak masuk akal, tapi yang penting bursanya ada di bumi Republik Indonesia. Kita akan segera operasionalkan bursa mineral dan komoditas strategis di bawah pengawasan OJK," imbuh dia.

Prabowo meminta dukungan DPR agar aturan tersebut bisa berlaku 2027. Sehingga, pada 1 Januari 2027 Indonesia akan memiliki bursa komoditas sendiri.

"Kita targetkan ketentuan penyelenggaraan bursa mineral segera mohon dibahas DPR RI dan mohon diterbitkan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya," lanjut dia.

Saksikan Live DetikSore:

(maa/rfs)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |