Jakarta -
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Demokrat Herman Khaeron mengungkap pertemuan para sekjen partai Koalisi Merah Putih. Herman Khaeron mengatakan pertemuan di kediaman Sekjen Gerindra Sugiono untuk mempererat silaturahmi.
"Ya pertama tentu pertemuan itu adalah untuk mempererat silaturahmi karena kan kami memang sudah lama tidak ada pertemuan. Dan memang lamanya pertemuan itu tidak terjadi karena Pak Prabowo kan fokus terhadap situasi ekonomi nasional dan lain sebagainya," kata Herman Khaeron di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Herman mengatakan ke depannya agenda politik ke depan harus satu ide dan gagasan. Ia mengatakan pertemuan yang berlangsung pada Kamis (13/8) membahas sejumlah persoalan bangsa.
"Nah, tentu ada ke depan ada banyak agenda-agenda politik yang ini harus betul-betul disatukan. Satu barisan, satu ide, satu gagasan, meskipun barangkali nanti ada banyak usulan dan pandangan pendapat," kata Herman Khaeron.
"Nah inilah yang tadi malam coba kita angkat menjadi kebersamaan untuk mendudukkan berbagai persoalan ke depan secara bersama-sama," tambahnya.
Herman Khaeron menyebut ke depannya banyak agenda politik yang perlu disikapi oleh partai koalisi. Ia menilai konsep itu harus disamakan supaya kepentingan semua pihak terakomodir.
"Ya namanya juga kita entitas politik, kalau bertemu pasti ada banyak agenda politik yang dibicarakan. Ya salah satunya tentu ke depan ya, karena tadi malam belum ada sesuatu yang substantif yang kami bahas. Namun ke depan tentu banyak agenda politik yang saya katakan tadi, ada Undang-Undang Pemilu, ada Undang-Undang Pilkada, mungkin juga Undang-Undang Partai Politik," kata Herman.
"Terus kemudian Undang-Undang lain yang tentu juga berkaitan dengan turunannya. Ada rekrutmen penyelenggara pemilu dan lain sebagainya. Ini kan harus disamakan supaya kepentingan seluruh partai-partai ya terakomodir dengan baik," tambahnya.
Sebelumnya, pertemuan para sekjen digelar pada Kamis (13/8) malam. Sekjen Partai Gerindra Sugiono menjadi tuan rumah pertemuan tersebut.
Sugiono menuturkan pertemuan itu berlangsung dalam suasana makan malam yang akrab. Silaturahmi itu disebut menjadi ruang silaturahmi kebangsaan sekaligus refleksi atas perjalanan hampir dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Sugiono mengatakan pertemuan tersebut merupakan ajang silaturahmi dan juga momentum untuk memperkuat komunikasi dan silaturahmi antarparpol koalisi menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Pertemuan ini merupakan silaturahmi yang selama ini belum sempat dilakukan. Kami berkumpul dalam suasana kekeluargaan untuk menyambut hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus merefleksikan perjalanan koalisi selama hampir dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka," kata Sugiono dalam keterangan kepada wartawan.
Sejumlah sekjen yang hadir antara lain berasal dari Partai Gerindra, Partai Golongan Karya, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai NasDem, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora, Partai Garuda, dan Partai Rakyat Adil Makmur.
Menurut Sugiono, kehadiran para sekjen dari partai koalisi Indonesia Maju tersebut merupakan bentuk komunikasi politik yang terus dijaga dalam mengawal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih.
(dwr/lir)
















































