Jakarta -
Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji mengungkap isi pertemuan para sekjen parpol koalisi pemerintah semalam. Sarmuji menyebut ada beberapa hal yang dibahas.
"Ya, sebenarnya pertemuan semalam enggak ada agenda yang sangat khusus, enggak ada. Pertemuan semalam itu hanya silaturahmi saja, silaturahim antar sekjen partai koalisi," kata Sarmuji kepada wartawan di DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Sarmuji mengatakan para sekjen parpol koalisi juga merefleksikan kemerdekaan Indonesia. Dia menyebut mereka memikirkan apa yang masih harus dievaluasi pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mendiskusikan sekaligus merefleksikan menjelang 17-an, apakah langkah-langkah yang sudah kita lakukan di dalam koalisi, langkah-langkah pemerintah, sudah mendekatkan pada cita-cita kemerdekaan? Apakah masih ada yang perlu kita koreksi ke depan, sehingga cita-cita kemerdekaan makin lama makin dekat dan rakyat Indonesia makin sejahtera? Itu saja, enggak ada yang khusus," ucap dia.
Selain itu, Sarmuji juga mengakui adanya pembicaraan politik. Hanya saja, kata dia, belum ada yang bersifat khusus.
"Oh, enggak ada, enggak ada (bahas pilpres), cuma ya sekadar, ya, namanya obrolan politik, nyinggung-nyinggung politik sedikit ada. Tetapi pembahasan yang khusus enggak ada, belum ada. Mungkin dalam pertemuan selanjutnya," ujar dia.
Diketahui pertemuan para sekjen digelar pada Kamis (13/8) malam. Sekjen Partai Gerindra Sugiono menjadi tuan rumah pertemuan tersebut.
Sugiono menuturkan pertemuan itu berlangsung dalam suasana makan malam yang akrab. Silaturahmi itu disebut menjadi ruang silaturahmi kebangsaan sekaligus refleksi atas perjalanan hampir dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Sugiono mengatakan pertemuan tersebut merupakan ajang silaturahmi dan juga momentum untuk memperkuat komunikasi dan silaturahmi antarparpol koalisi menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Pertemuan ini merupakan silaturahmi yang selama ini belum sempat dilakukan. Kami berkumpul dalam suasana kekeluargaan untuk menyambut hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus merefleksikan perjalanan koalisi selama hampir dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka," kata Sugiono dalam keterangan kepada wartawan.
Sejumlah sekjen yang hadir antara lain berasal dari Partai Gerindra, Partai Golongan Karya, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai NasDem, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora, Partai Garuda, dan Partai Rakyat Adil Makmur.
Menurut Sugiono, kehadiran para sekjen dari partai koalisi Indonesia Maju tersebut merupakan bentuk komunikasi politik yang terus dijaga dalam mengawal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih.
(maa/lir)
















































