DPR Apresiasi 8 Program Prioritas Prabowo di RAPBN 2027: Berpihak ke Rakyat

2 hours ago 3

Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi delapan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam RAPBN 2027. Dasco menilai program tersebut berpihak kepada rakyat dan untuk kepentingan bangsa dan negara.

"Ya, terutama rapat pada sore hari ini. Kami mengapresiasi Presiden yang pada hari ini sudah mengumumkan ada delapan kebijakan, yang kemudian kita sudah dengar semua bahwa kebijakan itu berpihak kepada rakyat dan semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara," kata Dasco di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dasco mengatakan delapan program yang disampaikan Prabowo mendapat apresiasi dari anggota DPR. Dia mengatakan Prabowo juga meminta dukungan DPR dan masyarakat terhadap program-program tersebut.

"Nah, tadi kita lihat bahwa semua anggota DPR mengapresiasi dan Presiden meminta dukungan kepada Dewan Perwakilan Rakyat dan seluruh rakyat Indonesia untuk mendukung delapan program yang tadi sudah disampaikan," ujar Dasco.

Sebelumnya, dilansir detikFinance, Presiden Prabowo Subianto memaparkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 sebesar Rp 4.097,2 triliun. Angka ini naik dari APBN 2026 sebesar Rp 3.842,7 triliun.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU Tentang APBN TA 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta,Jumat (14/8/2026).

Prabowo mengatakan anggaran tersebut akan digunakan untuk menjalankan delapan Program Kerja Prioritas Nasional atau PKPN, yaitu kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan.

"Untuk menjalankan seluruh agenda tersebut, Belanja Negara tahun 2027 direncanakan sebesar Rp 4.097,2 triliun, naik dari Rp 3.842,7 triliun di APBN 2026," ujar Prabowo.

(amw/idn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |