Polres Serang Tangkap 2 Pelaku Curanmor, Sempat Acungkan Pistol Saat Dikejar

5 hours ago 2

Jakarta -

Polres Serang menangkap dua pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api yang kerap meresahkan masyarakat. Pelaku sempat mengancam petugas dengan mengacungkan senjata api pistol rakitan kepada polisi.

Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, mengatakan penangkapan dilakukan pada Minggu (19/4/2026), di sebuah kontrakan di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. Kedua pelaku adalah Hasan Basri (25), dan Aiko Swari (27), keduanya merupakan warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andri menjelaskan, polisi menerima laporan kehilangan kendaraan sepeda motor. Kemudian, pada hari tersebut, sekitar pukul 01.45 WIB, petugas berhasil menemukan kendaraan korban yang sedang dikendarai oleh dua orang pelaku. Namun saat akan dihentikan, salah satu pelaku justru mengacungkan senjata api ke arah petugas yang melakukan pengejaran.

"Pelaku sempat melakukan perlawanan dengan mengacungkan senjata api, sehingga anggota tetap melakukan pengejaran dengan hati-hati," jelas Andri, Selasa (21/4/2026).

Petugas kemudian membuntuti kedua pelaku hingga akhirnya diketahui keduanya masuk ke sebuah kontrakan di wilayah Kecamatan Cikande. Setelah memastikan keberadaan pelaku, tim menyergap pada Minggu (19/4) sekitar pukul 11.30 WIB.

"Dalam penangkapan tersebut, kedua pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti," ungkap Andri.

Dalam proses pengembangan, personel Unit Reskrim Polsek Ciruas bersama Tim Resmob Polres Serang menggeledah kontrakan pelaku untuk mencari barang bukti tambahan.

"Dari hasil penggeledahan, kami menemukan dua pucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta 12 butir peluru yang disembunyikan di dalam tas," kata Andri.

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti lain berupa dua unit sepeda motor hasil curian serta kunci T dan 10 mata kunci yang digunakan pelaku. Saat ini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Ciruas guna pengembangan kasus lebih lanjut.

"Kami masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain serta jaringan yang terlibat dalam aksi ini," katanya.

(aik/dek)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |