Ibas Dorong Peternakan Desa Jadi Penopang Ekosistem Pangan-Program MBG

2 hours ago 3

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengatakan desa-desa di Pacitan memiliki potensi untuk membangun ketahanan pangan mandiri melalui usaha produktif masyarakat. Salah satunya lewat pengembangan peternakan ayam petelur yang dinilai mampu menghadirkan manfaat ekonomi sekaligus mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Program bertema 'Peternak Produktif, Dapur Tercukupi, Keluarga Sehat dan Bahagia' menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi desa yang terintegrasi dengan program pemenuhan gizi nasional.

Bagi Ibas, bantuan usaha peternakan bukan sekadar program ekonomi biasa. Menurutnya, program tersebut dapat menjadi pondasi lahirnya ekosistem pangan desa yang kuat, berkelanjutan, dan mampu menopang kebutuhan masyarakat secara mandiri.

Di Desa Wonogondo, sekitar 500 hingga 600 ekor ayam petelur mampu menghasilkan lebih dari 500 butir telur setiap hari. Ibas menilai capaian tersebut menunjukkan desa memiliki potensi besar jika mendapat bantuan, pendampingan, dan akses usaha yang tepat.

Ia menambahkan, hasil produksi telur tersebut juga dapat mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya sebagai sumber protein bagi anak-anak sekolah. Ibas berharap program serupa dapat direplikasi di desa-desa lain di Pacitan.

Pada kesempatan tersebut, Ibas juga mengingat kembali kondisi Desa Wonogondo yang dulu identik dengan persoalan kekurangan air bersih. Namun kini, desa tersebut mulai menunjukkan perubahan dan kemajuan berkat kerja sama berbagai pihak.

"Dulu saya dengar, kenal, dan rasakan di Wonogondo ini masyarakatnya sangat kesulitan air. Banyak di daerah kita kekurangan air bersih. Dan alhamdulillah perlahan dengan kerja keras kita bersama, dengan tangan pemerintah baik di pusat, daerah, dan kami sebagai wakil rakyat, Desa Wonogondo sekarang menjadi desa yang surplus air," ungkapnya dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Hal ini disampaikan Ibas saat meninjau bantuan program ternak ayam petelur di Desa Wonogondo, Kabupaten Pacitan, Selasa (5/5).

Lebih lanjut, Ibas mengungkapkan perubahan kondisi desa tersebut menjadi modal penting bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai usaha produktif, termasuk peternakan, pertanian, hingga sektor pangan lainnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara program pemberdayaan ekonomi desa dengan program pemenuhan gizi masyarakat. Dengan begitu, hasil produksi lokal tidak hanya meningkatkan pendapatan warga, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan dan kualitas generasi muda Indonesia.

Selain peternakan ayam petelur, Ibas juga mendorong masyarakat mengembangkan potensi desa lainnya, mulai dari sayur, buah, perikanan, hingga pertanian terpadu sebagai bagian dari ekosistem ketahanan pangan desa.

Ibas juga mengingatkan pentingnya pengelolaan program yang amanah dan tepat sasaran, terutama dalam mendukung operasional dapur SPPG agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

"Insyaallah kita doakan agar semuanya amanah. Jangan sampai terlambat dalam pengiriman, jangan sampai menu tidak berputar setiap hari, dan jangan sampai pengelolaannya hanya sekadar memenuhi laporan tetapi tidak menyesuaikan kebutuhan rakyat," tegasnya.

Di hadapan warga dan kelompok peternak, Ibas juga menunjukkan langsung hasil produksi telur dari peternakan setempat. Baginya, satu butir telur memiliki makna besar bagi masa depan generasi bangsa.

"Saya mendoakan semua kelompok peternak ayam petelur bisa lebih maju, sukses, dan memberikan manfaat bagi desa lainnya. Dengan modal sekitar 100 hingga 200 juta rupiah, kita bisa menghasilkan produksi telur yang luar biasa setiap harinya. Mudah-mudahan semakin banyak masyarakat yang tertarik, baik melalui Kredit Usaha Rakyat, modal mandiri, maupun secara berkelompok," tuturnya.

Sebagai informasi, pada kesempatan ini, Ibas juga turut menyerahkan bantuan pakan sebagai dukungan keberlanjutan usaha peternakan masyarakat agar produksi tetap berjalan optimal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji, Ketua DPRD Kabupaten Pacitan Arif Setia Budi, anggota DPRD Kabupaten Pacitan, Kepala KPPG Jember Said Karim, camat dan jajaran Forkopimca Kebonagung, serta perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Pacitan yang bersama-sama mendukung pengembangan sektor peternakan dan ketahanan pangan di daerah.

Simak juga Video 'BPS Catat MBG Dorong Kenaikan Sektor Konstruksi dan Makan-Minum':

(prf/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |