Ibas Bicara Pemerataan Pembangunan Desa

2 hours ago 4

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan pembangunan desa tetap menjadi prioritas perjuangannya, meskipun dirinya kini mengemban amanah di tingkat nasional.

Baginya, kemajuan daerah tidak boleh berhenti hanya karena jarak. Ia menekankan pembangunan infrastruktur desa bukan sekadar proyek pembangunan jalan, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Untuk diketahui, Ibas pulang ke daerah pemilihannya di Pacitan untuk meresmikan infrastruktur jalan penghubung Desa Ngile dan Desa Bubakan melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).

"Program seperti ini tentunya dibutuhkan untuk seluruh wilayah Tanah Air kita. Program infrastruktur ini sangat penting yang menghubungkan antardesa memiliki kemanfaatan yang luas, tidak hanya sebagai arus transportasi tapi juga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan, kesehatan, pertanian, perdagangan dan sebagainya," ujar Ibas dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Hal itu diungkapkan Ibas saat acara peresmian yang mengangkat tema 'Program PISEW Hubungkan Desa, Ekonomi Berdaya, Rakyat Sejahtera', yang digelar pada Selasa (5/7).

Ibas menilai, pembangunan desa harus mampu menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan langsung masyarakat, mulai dari akses pendidikan yang lebih mudah, layanan kesehatan yang lebih cepat, hingga roda ekonomi desa yang semakin bergerak.

Namun demikian, Ibas juga mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran negara perlu disikapi dengan bijak. Karena itu, ia menilai program-program pembangunan seperti PISEW harus dijaga keberlanjutannya dan dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Program seperti ini memang tidak pernah cukup, tapi dengan anggaran dari negara yang terbatas yang jelas tetap kita bisa manfaatkan sebaik mungkin," lanjutnya.

Tak hanya fokus pada pembangunan, Ibas juga menaruh perhatian besar terhadap perawatan infrastruktur yang sudah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat.

"Dirawat dan dijaga supaya jalan yang masih rusak dan belum diperbaiki di kemudian hari bisa kita lengkapi," tegasnya.

Suasana peresmian pun terasa hangat dan penuh kekeluargaan. Warga tampak antusias menyambut kehadiran langsung wakil rakyat mereka yang selama ini dinilai konsisten memperjuangkan pembangunan di Pacitan. Bagi masyarakat desa, kedatangan Ibas bukan hanya bentuk perhatian, tetapi juga bukti bahwa daerah tetap menjadi bagian penting yang terus diperjuangkan.

Dalam kesempatan yang sama, Ibas turut mengapresiasi semangat gotong royong warga yang ikut menyukseskan pembangunan infrastruktur desa tersebut. Menurutnya, pembangunan tidak akan berjalan maksimal tanpa keterlibatan masyarakat.

"Berterima kasih kepada warga yang turut berpartisipasi secara tuntas yang sudah gotong royong bekerja sama menyukseskan program ini, sekaligus mengajak masyarakat untuk kreatif dan inovatif dalam kemandirian," ungkapnya.

Dengan penuh harapan, Ibas meresmikan jalan penghubung Desa Ngile dan Desa Bubakan sebagai bagian dari program PISEW yang telah berjalan di berbagai daerah Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji, Ketua DPRD Kabupaten Pacitan Arif Setia Budi, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PERKIM) Heru Tunggul, Kepala Desa Ngile Ismail, Kepala Desa Bubakan Mustakim, Ketua Fraksi Partai Demokrat Bagina Rahardian, serta seluruh anggota Fraksi Partai Demokrat yang hadir mendampingi kegiatan tersebut.

Tonton juga video "Prabowo-Gibran Sambut SBY untuk Halalbihalal di Istana"

(prf/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |