Hendak Tawuran, 2 Pemuda Bawa Celurit Diamankan Polisi di Lubang Buaya

6 hours ago 3

Jakarta -

Tim gabungan menangkap dua pemuda yang hendak melakukan tawuran di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Dari keduanya, petugas menyita senjata tajam jenis celurit.

Kedua pemuda tersebut ditangkap oleh petugas gabungan dari Batalion B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur. Petugas menangkap keduanya saat melakukan patroli gabungan di Jalan Bhineka, Kelurahan Lubang Buaya, pada pukul 03.00 WIB dini hari tadi.

Petugas kemudian menggeledah dua orang pemuda yang saat itu sedang melintas di lokasi. Dari hasil pemeriksaan, keduanya kedapatan membawa senjata celurit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, petugas juga menyita tiga unit sepeda motor dan tiga telepon seluler. Beberapa pemuda melarikan diri saat hendak diamankan polisi.

Dua pemuda tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Cipayung untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto mengatakan patroli akan terus ditingkatkan untuk mencegah aksi tawuran dan tindak kriminalitas jalanan.

"Kehadiran personel di lapangan merupakan langkah pencegahan agar potensi gangguan keamanan dapat segera diantisipasi sebelum berkembang dan meresahkan masyarakat," ujar Kombes Henik.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hingga dini hari. Menurut dia, tawuran dan membawa senjata tajam tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga dapat merugikan masyarakat luas.

"Kami mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Jangan biarkan anak-anak terlibat tawuran atau membawa senjata tajam. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib, dan kondusif," ujar Kombes Budi.

Polri mengimbau para orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hingga dini hari. Masyarakat juga diminta tidak membawa senjata tajam atau terlibat dalam aksi tawuran karena dapat membahayakan diri sendiri ataupun orang lain. Informasi dan bantuan kepolisian dapat disampaikan melalui layanan polisi 110.

(mea/dhn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |