Polresta menangkap dua warga negara (WN) China diduga pelaku pencurian rumah kosong di perumahan mewah Rancamaya, Kota Bogor. Pelaku, yang saat beraksi mengenakan topeng Lionel Messi, ditangkap di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, saat hendak kabur ke negaranya.
"Kami mendapatkan informasi dari Imigrasi Ngurah Rai, bahwa yang bersangkutan ini masuk berada ke wilayah Bali. Kami koordinasikan dan akhirnya kita lakukan pengejaran ke Bali," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Aji Riznaldi, Selasa (5/5/2026).
"Para pelaku ini sempat diberhentikan oleh pihak Imigrasi Ngurah Rai dan akhirnya kita bisa melakukan, mengamankan yang bersangkutan," imbuhnya.
Aji menambahkan, total ada empat pelaku yang diduga pelaku pencurian di rumah mewah Rancamaya, Kota Bogor. Dua pelaku yang ditangkap berinisial RW dan JW, sedangkan dua pelaku lainnya, AL dan LS, ditetapkan sebagai DPO.
"Untuk yang ditahan ini ada dua (pelaku), yaitu RW dan JW. Untuk (pelaku) AL dan LS, itu kita sedang koordinasikan dengan hubinter terkait red notice dan hal lainnya," kata Aji.
Ditangkap Saat Kabur ke Negaranya
Sementara itu, Kasi Pemeriksaan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Teguh Santoso, mengatakan pelaku RW dan JW terdeteksi ketika melewati autogate di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Kedua pelaku terbaca oleh sistem pada aplikasi subject of interest yang merupakan salah satu sistem cegah dini pelaku kejahatan di bandara.
"Berawal dari informasi tersebut, kami masukkan, kami input nama-nama yang tersebut dalam aplikasi subject of interest. Singkat cerita pada hari Sabtu, tanggal 2 Mei 2026, warga negara China ini mencoba untuk berangkat melalui Bandara Internasional Ngurah Rai," kata Teguh di Polresta Bogor Kota.
"Mereka mencoba berangkat melalui mesin autogate. Namun, karena yang bersangkutan sudah masuk dalam aplikasi subject of interest, maka autogate menolak data mereka untuk dimasukkan," imbuhnya.
Hasil pemeriksaan melalui sistem, menurut Teguh, kedua pelaku terungkap sebagai diduga pelaku pencurian di Kota Bogor. Selanjutnya, keduanya ditangkap serta dikoordinasikan ke pihak Imigrasi dan Polresta Bogor Kota.
"Hasil koordinasi tersebut, sampaikan bahwa agar ditahan warga negara China tersebut dan berkoordinasi dengan Polresta Bogor. Nah, setelah itu, rekan-rekan dari Polresta Bogor datang ke Bandara Ngurah Rai untuk mengamankan, sekaligus melakukan berita acara serah terima terhadap tersangka," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Polresta menangkap dua warga negara (WN) China yang diduga sebagai pelaku pencurian rumah kosong di perumahan mewah Rancamaya, Kota Bogor. Dalam aksinya, kedua pelaku menggunakan topeng pesepakbola Lionel Messi.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Aji Riznaldi mengatakan, kedua pelaku, yakni RW dan JW, ditangkap di Bandara Ngurah Rai, Bali, saat hendak pulang ke negaranya, Sabtu (2/5). Sementara dua pelaku lainnya, berinisial AL dan LS, sudah ditetapkan DPO.
"Untuk yang ditahan ini ada dua (pelaku), yaitu RW dan JW. Untuk (pelaku) AL dan LS, itu kita sedang koordinasikan dengan Hubinter terkait Red Notice dan hal lainnya," kata Aji dalam jumpa pers di Mapolresta Bogor, Selasa (5/5).
Aji menambahkan. dalam kasus ini, ada tiga orang pelaku. Para pelaku saat itu terekam kamera CCTV.
"Jadi berdasarkan di dalam CCTV rumah, berdasarkan analisa, ada terlihat dua orang pelaku berbadan tegap dan tinggi, sedangkan satu orang lainnya berbadan pendek," jelasnya.
Para pelaku memakai topeng bergambar wajah pesepakbola asal Argentina, yakni Lionel Messi, untuk menghindari identifikasi wajahnya.
"Kemudian. ketiga pelaku menggunakan topeng bergambar wajah pemain sepakbola Argentina, Lionel Messi," ucapnya.
Tonton juga video "4 WN China Dideportasi gegara Bawa Sampel Tanah Tambang"
(sol/fca)

















































