Wamenkes Kaget RS Pemasyarakatan Cipinang Buka Layanan untuk Masyarakat Umum

3 hours ago 2

Jakarta -

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benyamin Paulus Octavianus mengaku kaget dengan jangkauan layanan Rumah Sakit Umum (RSU) Pemasyarakatan Jakarta, Cipinang, Jakarta Timur (Jaktim). Ia semula mengira rumah sakit ini hanya untuk warga binaan atau narapidana (napi) dan petugas pemasyarakatan.

"Oh ini melayani umum juga?" tanya Benyamin kepada Kepala RSU Pemasyarakatan Jakarta, Ummu Salamah, saat berkunjung, Cipinang, Jakarta Timur (Jaktim), pada Senin (10/6/2026).

"Iya, Pak," jawab Ummu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wamenkes Benyamin Paulus saat berkunjung, Cipinang, Jakarta Timur (Jaktim), pada Senin (10/6/2026).RSU Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur (Jaktim), Senin (10/6/2026). (Foto: Audrey/detikcom)

Benyamin lalu bertanya lagi soal kelengkapan fasilitas kesehatan, termasuk kamar rawat inap. Ummu menjelaskan kapasitas rawat inap untuk masyarakat umum adalah 26 ranjang, sementara untuk napi ada 60 ranjang.

"Ada (fasilitas rawat inap), untuk umum dan warga binaan. Untuk umum 26 (ranjang), untuk warga binaan 60 ranjang," terang Ummu.

Saat sesi doorstep, Benyamin menyampaikan kepada wartawan bahwa pelayanan kesehatan di RSU Pemasyarakatan Jakarta dinilai cukup memadai, salah satunnya dari segi tenaga kesehatan. Rumah sakit ini berada di bawah pengelolaan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenimipas.

"Sangat luar biasa, ada 14 dokter spesialis, 60 dokter umum. Jadi kalau hanya untuk memenuhi pelayanan di sini, sangat cukup," ucap Benyamin.

Wamenkes Benyamin Paulus saat berkunjung, Cipinang, Jakarta Timur (Jaktim), pada Senin (10/6/2026).RSU Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur (Jaktim). (Foto: Audrey/detikcom)

Dia lalu mengatakan, berdasarkan penjelasan Ummu, pasien di RSU Pemasyarakatan Jakarta sebanyak 40 persen adalah warga sekitar lapas. Layanan yang inklusif serta kepercayaan warga yang tinggi terhadap pelayanan rumah sakit ini dinilai suatu prestasi.

"Yang saya kaget bahwa ternyata setiap hari ada masyarakat sekitar sini yang datang ke sini, berobat, cek kesehatan di sini, diobati di sini, antara 40 persen perhari. Buat saya suatu prestasi," ungkap Benyamin.

"Artinya pelayanan di rumah sakit ini diterima oleh masyarakat sekitar, bukan hanya untuk napi. Artinya pelayanannya pasti bagus. Kalau nggak bagus, orang pasti nggak akan mau ke sini," lanjutnya.

Diketahui Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menggelar bakti kesehatan yakni operasi katarak bagi 81 warga sekitar lapas, napi, dan petugas lapas dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI. Selain operasi katarak, Kemenimipas juga mengadakan cek kesehatan gratis (CKG) bagi 2.097 orang warga binaan.

Acara pengobatan gratis ini digelar di RS Umum Pemasyarakatan, Cipinang sejak pagi tadi. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dan Wamenkes Benyamin meninjau langsung kegiatan sosial tersebut.

(aud/eva)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |