Prabowo Mau Bahasa Asing Diajarkan Sejak SD, Ini Catatan PGRI

1 day ago 7
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menginginkan 8 bahasa asing diajarkan kepada anak-anak sejak kelas 1 SD. Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi berbicara mengenai tantangan dari penerapan program tersebut.

"Sebagai bagian dari perkembangan zaman sih boleh-boleh saja, tetapi menyiapkan 8 bahasa asing itu enggak semudah membalikkan telapak tangan harus disiapkan kurikulumnya, harus disiapkan gurunya," kata Unifah saat dihubungi, Senin (17/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Unifah meminta agar pemerintah fokus saja mengajarkan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Dia sekali lagi menekankan mengajar 8 bahasa asing bukan perkara mudah.

"Ya sementara kita fokus kepada bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa Inggris ya, harapan ke depan sih boleh-boleh saja harapan ya dan itu tidak semudah apa yang dipikirkan," ucap dia.

Meski begitu, Unifah mengakui penguasan bahasa memang penting. Menurutnya, hanya sebagian sekolah yang mampu melakukan keinginan Prabowo.

"Sebagai respons bahwa pentingnya penguasaan bahasa di era beragam bahasa di era global sih memang ya akan direspons oleh masing-masing maksudnya persekolahan itu kan beda-beda ya ada yang bisa merespons cepat ada yang kalau kita secara umum sesekolah di bawah kementerian itu kan enggak mudah gitu," ujar dia.

Dia menegaskan guru di Indonesia juga belum siap mengajarkan 8 bahasa. "Artinya SDM-nya belum siap betul, sekarang yang paling utama adalah bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, itu dulu yang harus dilaksanakan, karena keterbatasan SDM," tutur dia.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo menilai kemampuan berbahasa asing dapat mempermudah generasi muda dalam mencari pekerjaan. Prabowo menyampaikan pembelajaran bahasa asing akan mulai diajarkan kepada siswa sejak kelas 1 SD.

"Pelajaran apa pun kita akan kumpulkan guru-guru terbaik, termasuk bahasa asing. Bahasa asing mutlak harus kita kuasai," kata Prabowo saat pidato Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

Prabowo menjelaskan pemerintah akan memulai pembelajaran bahasa asing sejak anak duduk di kelas 1 SD. Bahasa yang diajarkan, kata dia, adalah bahasa-bahasa yang dinilai paling penting dan banyak digunakan di berbagai negara.

"Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD. SD kelas 1 mereka harus mulai bahasa asing; bahasa yang paling penting: bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Arab, bahasa Jepang, Korea, bahasa Spanyol, dan bahasa Prancis," ucap Prabowo.

(maa/knv)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |