Hari Ke-6, Tim SAR Masih Cari ASN Pemkot Bogor Jatuh di Sungai Cisadane Bogor

2 hours ago 2

Jakarta -

Seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bernama Bayu Zulkarnain yang diduga terjatuh ke Sungai Cisadane, Cipaku, Bogor Selatan, Jawa Barat, belum ditemukan. Pencarian dilanjutkan di hari ke-6.

"Belum ditemukan, belum ada tanda-tanda (keberadaan korban). Teman-teman SAR hari ini masih melakukan upaya, masih proses pencarian," kata Kalak BPBD Kota Bogor Dimas Tiko Prahadi Sasongko di Sungai Cisadane, Selasa (18/8/2026).

Dimas menyebutkan penyelaman juga masih dilakukan di bawah Jembatan Cisadane yang diduga menjadi titik awal korban terjatuh. Penyisiran juga diperluas hingga ke Bendung Empang atau sekitar 4,5 kilometer dari lokasi awal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini teman-teman masih lakukan penyelaman, kemudian ada juga yang melakukan penyisiran sampai dengan ke Bendung Empang," kata Dimas.

"Penyelaman masih dilakukan di titik awal diduga korban terjatuh, atau di bawah jembatan tempat motor korban ditemukan. Tetapi memang dari beberapa kali penyelaman belum ada nampak tanda-tanda korban," imbuhnya.

Dimas menyebutkan upaya pencarian tetap dilakukan secara maksimal hingga hari ketujuh, sesuai dengan SOP SAR. Tim SAR gabungan akan melakukan rapat evaluasi pada hari ke-7 operasi SAR untuk menentukan langkah selanjutnya, jika korban belum ditemukan.

"Jadi untuk update pencarian sampai hari keenam seperti itu. Mungkin nanti kita evaluasi kembali menjelang H-1 pencarian sesuai SOP, kan sesuai SOP itu 7 hari pencarian," katanya.

Korban diduga terjatuh saat pulang kerja. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (13/8) sekitar pukul 19.00 WIB di Cipaku, Bogor Selatan. Saat itu korban melintas sepulang kerja.

"Pulang kerja. Kebetulan pegawai ASN Pemkot Bogor di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah," ujar Dimas.

Korban diduga terjatuh saat melewati jembatan curam. Lokasi ini juga kerap dilintasi korban sehari-hari.

"Ya, kalau kronologinya ini kan kalau dilihat kan memang jembatan jalur motor ya, memang turunannya ini agak cukup curam. Posisinya cuma kan sehari-hari memang beliau pulang perginya memang melalui jalur jembatan ini," ucapnya.

Dimas mengatakan tas korban ditemukan mengambang sejauh 100 meter dari titik terjatuh. Kemudian, motor korban berada di atas jembatan dengan posisi tergeletak.

"Motornya ditemukan di atas tergeletak, terus helm dan tasnya itu ada di muka air sekitar 100 meter dari dugaan titik jatuh," jelasnya.

Sebelumnya, pada Minggu (16/8), Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau langsung proses pencarian Bayu Zulkarnain. Dedie memastikan tim SAR gabungan memaksimalkan pencarian hingga Bayu ditemukan.

"Ya, kita masih ikhtiarkan agar Saudara Bayu yang diduga hilang di aliran Sungai Cisadane area (Kelurahan) Pamoyanan ini bisa ditemukan segera, karena kita sudah masuk hari keempat," kata Dedie setelah meninjau lokasi.

"Kita secara formal, 7 hari harus kita lakukan operasi secara maksimal, dan kita sudah lakukan 4 hari ini. Tetapi sampai dengan sore hari ini sudah pukul berapa 16.23 belum ada hasil," imbuhnya.

(sol/whn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |