Presiden Prabowo Subianto mengaku resah karena Indonesia bisa menerapkan program Biodiesel 50 atau B50 tapi tidak bisa masuk ke Piala Dunia. Dia meminta Menpora Erick Thohir mengejar target Piala Dunia.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan di acara peluncuran B50 di Rest Area Km 57, Karawang, Jawa Barat, Kamis (8/7/2026). Awalnya, Prabowo bicara target agar PLN membangun tenaga surya 100 gigawatt dalam dua tahun. Dia bertanya kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roslani soal peluang rencana itu terwujud.
"Tahun ini PLN akan mulai dengan 17 gigawatt tahun ini, 100 gigawatt dalam 2 tahun, bisa Pak Rosan?" kata Prabowo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo lalu bertanya kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia hingga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Ketiga menteri menyanggupi permintaan Prabowo tersebut.
Prabowo menyebut kemampuan Indonesia akan selalu dihujat. Dia mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.
"Kita akan dingenye, kita akan dihujat, pakar-pakar yang pintar akan bilang mana mungkin. Ya kan?" ujarnya.
Prabowo kemudian bicara soal Piala Dunia. Dia mengaku resah Indonesia bisa meluncurkan B50 tapi tidak bisa masuk ke Piala Dunia.
"Yang masih kita sulit adalah masuk Piala Dunia. Jadi saya resah, terus terang saja saya resah. Kita bisa B50 tapi tidak bisa masuk Piala Dunia saya masih tidak puas," ucapnya.
Prabowo lalu meminta menterinya mengejar target agar Indonesia masuk ke Piala Dunia. Dia lalu mencari Menpora Erick Thohir di lokasi.
Karena Erick tidak hadir, Prabowo lantas meminta kakak Erick Thohir, Boy Thohir, yang hadir di lokasi untuk menyampaikannya.
"Bagaimana caranya masuk Piala Dunia? Jangan anggap enteng sepak bola itu kehormatan. Siapa bertanggung jawab? Mana Erick Thohir mana? Boy? Kasih tahu adikmu ya," ujarnya.
Prabowo juga mencolek Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Kepada Purbaya, Prabowo mempertanyakan hal yang diperlukan agar Indonesia masuk Piala Dunia.
"Mana Menkeu? Apa yang diperlukan supaya kita bisa masuk Piala Dunia?" ucapnya.
Lihat juga Video: Prabowo Luncurkan B50, Bikin RI Tak Perlu Impor Solar Lagi
(eva/haf)

















































