PHC Bantu Evakuasi Turis China Tenggelam di Long Beach Pulau Padar

49 minutes ago 2

Jakarta -

Padar Heritage Conservation (PHC) membantu evakuasi turis asal China yang tenggelam di kawasan Long Beach, Pulau Padar, Selasa (25/8). PHC mengerahkan speed boat Matahari 7 menuju lokasi untuk memberikan bantuan penanganan dan evakuasi.

"Kami menerima informasi mengenai kondisi darurat tersebut sekitar pukul 09.40 WITA dari salah satu pedagang kios di sekitar lokasi kejadian. Saat itu, wisatawan yang bersangkutan tengah mendapatkan penanganan awal berupa CPR dari wisatawan lain yang berada di lokasi. Tim kami segera bergerak menuju lokasi untuk memberikan bantuan," ujar Humas PT PHC Yoanna Daely dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Tim PHC juga berkoordinasi dengan Basarnas dan Polair dalam proses penanganan kondisi darurat tersebut. Wisatawan yang mengalami insiden tersebut diketahui bernama Zou Huarong, perempuan berkewarganegaraan China.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengingat kondisi wisatawan membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, tim PHC kemudian membawa korban menuju Labuan Bajo untuk menjalani proses evakuasi dan mendapatkan penanganan medis.

"Selama perjalanan menuju Labuan Bajo, CPR terus dilakukan oleh tim PHC bersama wisatawan yang memiliki kompetensi medis dan turut berada dalam perjalanan," tambah Yoanna.

Speed boat PHC tiba dan bersandar di Labuan Bajo sekitar pukul 11.10 WITA. Setibanya di pelabuhan, tim Basarnas, Polair, Pamobvit, dan KSOP telah bersiap untuk membantu proses penanganan dan evakuasi.

Wisatawan tersebut kemudian segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Keselamatan Wisatawan di Long Beach

Atas kejadian tersebut, PHC yang berada di bawah naungan Yayasan Artha Graha dan bermitra dengan Balai Taman Nasional Komodo memberikan perhatian khusus terhadap aspek keselamatan di kawasan Long Beach.

Menurut PHC, aspek keselamatan di kawasan tersebut perlu menjadi perhatian bersama, terlebih karena kejadian serupa disebut telah beberapa kali terjadi.

"Kami menilai kondisi ini perlu menjadi perhatian dan evaluasi bersama, khususnya terkait penataan aspek keselamatan, kesiapsiagaan, serta standar penanganan kondisi darurat di kawasan Long Beach," kata Yoanna.

Seiring meningkatnya aktivitas pariwisata di kawasan tersebut, PHC menilai perlu dilakukan penataan aspek keselamatan di Long Beach. Hal ini diperlukan agar kawasan tersebut memiliki kesiapan yang memadai dalam menerima aktivitas wisatawan.

Keselamatan dan rasa aman wisatawan, menurut PHC, perlu menjadi perhatian dan prioritas bersama seluruh pihak terkait.

PHC berharap evaluasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah nyata di lapangan. Dengan demikian, potensi risiko dapat diminimalkan dan kejadian serupa diharapkan tidak kembali terjadi.

Upaya preventif serta kesiapsiagaan yang lebih baik diharapkan dapat menciptakan aktivitas pariwisata yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh wisatawan.

(ega/akd)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |