Beasiswa Pemkab Sidoarjo Ringankan Biaya Pendidikan Ribuan Pelajar-Mahasiswa

2 hours ago 2

Sidoarjo -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo di bawah kepemimpinan Bupati Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana terus memperkuat sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan. Salah satu program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat yakni Program Beasiswa Pendidikan.

Pada 2026, Pemkab Sidoarjo menyalurkan beasiswa kepada 4.000 penerima yakni pelajar dan mahasiswa dari berbagai kecamatan. Program tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mengakses pendidikan.

Salah satu penerima beasiswa adalah Salsabillah Claudia Larasati, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang merupakan warga Sidoarjo. Saat ini ia tengah menempuh semester 7.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi Salsa, sapaan akrabnya, bantuan tersebut memberikan dampak langsung terhadap biaya pendidikannya. Beasiswa tersebut digunakan untuk membantu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang hampir mencapai Rp 5 juta setiap semester.

"Beasiswa ini sangat membantu untuk membayar UKT. Karena UKT saya sendiri per semesternya hampir Rp 5 juta, jadi dengan beasiswa Rp 5 juta setahun bisa meringankan beban," ujar Salsa kepada detikcom, Selasa (25/8/2026).

Menurutnya, sebagian dana beasiswa yang belum digunakan juga disimpan dan dimanfaatkan ketika ada kebutuhan kuliah. Hal tersebut membuat kebutuhan pendidikan tidak sepenuhnya menjadi beban orang tua.

"Untuk sisanya masih ada di tabungan. Saya ambil beberapa ketika diperlukan untuk kebutuhan kuliah agar tidak membebankan orang tua," katanya.

Bagi Salsa, keberlanjutan program tersebut sangat penting agar semakin banyak anak Sidoarjo yang memiliki kesempatan menempuh pendidikan tanpa terkendala biaya.

"Semoga Pemkab Sidoarjo senantiasa memperhatikan pendidikan di Sidoarjo, baik dalam sektor sarana prasarana hingga bantuan untuk penunjang pendidikan lainnya. Banyak anak Sidoarjo yang berpotensi dan layak atas apresiasi," harapnya.

Program beasiswa tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Sidoarjo Subandi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo pada 9 Juli 2026. Kini manfaatnya benar-benar langsung dirasakan masyarakat.

Program ini menjadi bagian dari komitmen kepemimpinan Subandi-Mimik dalam meningkatkan kualitas SDM sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Sidoarjo.

Pada periode kepemimpinan sebelumnya, Pemkab Sidoarjo telah menyalurkan sekitar 10 ribu beasiswa. Pada masa kepemimpinan Subandi-Mimik, target tersebut ditingkatkan menjadi 20 ribu beasiswa selama masa kepemimpinan.

"Investasi terbaik yang dapat dilakukan pemerintah adalah investasi pada sumber daya manusia. Kalau anak-anak kita memiliki pendidikan yang baik dan SDM yang unggul, mereka akan memiliki masa depan yang lebih baik sekaligus mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Sidoarjo," kata Bupati Subandi.

Untuk 2026, sebanyak 4.000 beasiswa tersebut rinciannya 1.000 penerima berasal dari program Disporapar untuk kategori prestasi akademik dan nonakademik.

Kemudian, Dinas Sosial 1.000 beasiswa yang terdiri dari 500 mahasiswa dan 500 siswa SMA/sederajat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 1.500 beasiswa untuk anak yatim jenjang SD hingga SMP/sederajat. Sementara 500 beasiswa lainnya dialokasikan untuk kategori bidang keagamaan.

Melalui program tersebut, Pemkab Sidoarjo juga ingin menekan angka anak putus sekolah. Selain itu, angka pengangguran juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

"Kita harus memastikan setiap tahun angka anak putus sekolah terus berkurang. Jangan sampai pemerintah sudah memberikan kesempatan melalui beasiswa, tetapi setelah lulus justru masih kesulitan mendapatkan pekerjaan. Karena itu kualitas SDM harus terus kita tingkatkan," tegas Subandi. (ADV)

Lihat juga Video: Mahasiswa Baru Undip yang Curhat ke Mentan soal Beras di Alor Dapat Beasiswa S2 ke Inggris

(akd/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |