Bogor - Polisi mengungkap alasan kasus penganiayaan pegawai SPBU oleh seorang pria di Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Pelaku menganiaya korban karena kesal mobilnya terkena air kotor.
"Kesal karena mobilnya terkena air kotor dari petugas SPBU yang sedang melakukan Jumat Bersih," kata Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, Sabtu (9/5/2026).
Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku. Kemudian pelaku beserta barang bukti mobilnya yang digunakan saat kejadian dibawa ke kantor polisi.
"Selain mengamankan pelaku, polisi juga membawa satu unit mobil yang digunakan saat kejadian ke Mapolsek Cileungsi sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," tuturnya.
Sebelumnya, video dugaan penganiayaan pegawai SPBU beredar di media sosial. Korban mengalami luka pada bagian wajahnya.
Dalam video yang dilihat, mulanya pelaku terlihat mengisi bahan bakar di sana. Kemudian dia turun dari mobil dan sempat terjadi interaksi dengan pegawai SPBU.
Tak lama, dia mengambil stik pembatas jalan dan melemparkan kepada pegawai SPBU. Kemudian sempat terlihat sejumlah pegawai lainnya melerai.
Dimintai konfirmasi, Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan peristiwa terjadi pada hari Jumat (8/5) kemarin. Korban saat itu sedang melakukan bersih-bersih area SPBU.
"Korban yang saat itu sedang menjalankan kegiatan rutin Jumat Bersih di area SPBU, tiba-tiba menjadi sasaran penganiayaan oleh pelaku. Belum diketahui secara pasti pemicu terjadinya insiden tersebut," Kata Edison.
Korban sempat mendapatkan penanganan medis usai kejadian itu. Setelah menganiaya korban, pelaku bukannya meminta maaf tetapi malah meninggalkan lokasi.
"Usai melakukan penganiayaan, pelaku disebut tidak menunjukkan iktikad baik maupun permintaan maaf kepada korban. Pelaku justru langsung meninggalkan lokasi kejadian menggunakan kendaraan pribadinya," imbuhnya.
Simak juga Video 'Ironi Pria Aniaya Pegawai SPBU Mau Isi BBM Subsidi ke Mobil Vellfire':
(rdh/aud)


















































