Temui Warga Pagerejo, Wamensos Dukung Usulan HB II Jadi Pahlawan Nasional

5 hours ago 3

Jakarta -

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima perwakilan Yayasan Vasiatii Socaning Lokika dan masyarakat Desa Pagerejo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Senin (6/4). Kedatangan mereka untuk mengusulkan Sultan Hamengku Buwono (HB) II agar mendapat gelar pahlawan nasional.

Agus Jabo menyambut baik aspirasi tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap upaya penganugerahan gelar pahlawan bagi para pejuang bangsa.

"Sebagai aparatur negara, saya mendukung siapa pun yang akan mengusulkan para pejuang, tokoh-tokoh bangsa untuk menjadi tokoh nasional," kata Agus Jabo dalam keterangan tertulis, Selasa (7/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, ia menegaskan bahwa penentu gelar pahlawan nasional bukan Kementerian Sosial. Ada sejumlah tahapan prosedural yang wajib dilalui, mulai dari pengusulan berjenjang di tingkat daerah, verifikasi oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD), pengajuan ke Dewan Gelar, hingga pengesahan oleh presiden jika seluruh persyaratan terpenuhi.

"Finalisasi seseorang atau tokoh bangsa menjadi pahlawan nasional nanti ditentukan oleh Dewan Gelar, tetapi prosedurnya mulai dari kota/kabupaten, provinsi," jelas Wamensos.

Ketua Yayasan Vasiatii Socaning Lokika, Fajar Bagus Putranto, menjelaskan bahwa proses pengusulan di tingkat daerah sudah berjalan. Pengajuan dari masyarakat Desa Pagerejo telah dimulai sejak Januari 2024, dan naskah akademis pun telah diserahkan kepada Bupati Wonosobo pada April 2026.

"Tahapan pengusulan calon pahlawan nasional telah dilaksanakan di desa kami pada 30 Januari 2024," kata Fajar.

Fajar berharap pengajuan tersebut dapat segera diproses lebih lanjut oleh pihak-pihak berwenang.

Di sisi lain, Agus Jabo mengingatkan bahwa menghargai pahlawan bukan sekadar soal pemberian gelar, melainkan bagaimana bangsa Indonesia meneruskan semangat perjuangan mereka.

"Bukan semata tentang gelar, tapi kita juga harus melanjutkan perjuangan para tokoh bangsa. Di saat dunia sedang mengalami pergolakan, pertengkaran, perselisihan, saya sangat berharap kita kembali memiliki jati diri bangsa," pungkasnya.

Tonton juga video "Kemensos: Bantuan Tanggap Darurat Sumatera yang Sudah Disalurkan Rp 100,4 M"

(ega/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |