MKD DPR Gelar Rapim Pekan Depan Bahas Laporan 'Kayak Sirkus' ke Deddy Sitorus

3 hours ago 1

Jakarta -

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI akan menggelar rapat pimpinan pekan depan menindaklanjuti laporan Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) terhadap anggota Komisi II DPR Deddy Sitorus. Adapun Deddy dilaporkan atas pernyataan 'kayak sirkus' saat Komisi II DPR rapat dengan Kemendagri yang tengah diliput oleh wartawan.

"Laporan sudah masuk akan segera di bahas rapat internal untuk langkah selanjutnya," kata Wakil Ketua MKD DPR RI, Imron Amin, kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).

Imron mengatakan minggu depan pimpinan MKD akan rapat internal. Rapat tersebut termasuk membahas jadwal pemeriksaan terhadap pelapor dan juga terlapor di kasus ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk saat ini pimpinan masih ada di dapil (daerah pemilihan) semua. Insyaallah minggu depan akan dilakukan rapim (rapat pimpinan)," tambahnya.

KWP sebelumnya resmi melaporkan Deddy Sitorus ke MKD DPR. Laporan terkait pernyataan 'kayak sirkus' yang dilontarkan Deddy saat rapat dengan Kemendagri diliput oleh wartawan.

Wakil Ketua Bidang Administrasi KWP Erwin Syahputra mengatakan laporan yang dibuat berkaitan dengan kode etik anggota Dewan. Pihaknya tak ingin kejadian serupa terulang.

"Pada pagi hari ini, kita sudah resmi membuat laporan ke MKD, yang mana di sini tertera nomor pengaduannya nomor 78. Di mana pada hari ini yang kami antarkan surat laporan, karena kami sudah meminta kepada beliau untuk melakukan permintaan maaf secara terbuka, namun beliau menyatakan tidak akan mau melakukan permintaan maaf," kata Erwin setelah melakukan pelaporan ke MKD di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (31/7).

Erwin mengatakan pihaknya juga menyertakan sejumlah barang bukti, seperti video pernyataan di rapat Komisi II DPR. Wartawan parlemen berharap laporan itu segera ditindaklanjuti oleh MKD.

"Dan tadi kami lampirkan juga, selain surat laporan, itu kami lampirkan juga video pernyataannya beliau yang menyatakan 'sirkus' di acara rapat komisi II kemarin," ujar Erwin.

"Dan beberapa video pernyataan teman-teman TV yang ada kami lampirkan juga. Jadi tadi surat laporan dan keduanya ada flashdisk. Sudah," sambungnya.

(dwr/ygs)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |