Prabowo Hadiri Rapat Paripurna DPR Perdananya untuk Pidato Ekonomi Makro

1 hour ago 2

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menghadiri rapat paripurna DPR RI hari ini. Prabowo akan menyampaikan kerangka ekonomi makro (KEM) dan pokok-pokok kebijakan fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027.

Pantauan detikcom, Rabu (20/5/2026), Prabowo tiba di Gedung DPR/MPR, sekitar pukul 09.32 WIB. Prabowo mengenakan setelan jas hitam berdasi biru, lengkap dengan peci hitam.

Prabowo dan Gibran di DPR RIPrabowo dan Gibran di DPR RI Foto: (tangkapan layar YouTube TV Parlemen)

Tiba di Gedung DPR, Prabowo disambut Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Ketua DPR RI Puan Maharani. Kemudian ada juga Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa (Nasdem), dan Sari Yuliati (Golkar).

Prabowo dan Gibran di DPR RIPrabowo dan Gibran di DPR RI Foto: (tangkapan layar YouTube TV Parlemen)

Diketahui, DPR menggelar rapat paripurna hari ini dengan beberapa agenda. Salah satunya kerangka ekonomi makro (KEM) dan pokok-pokok kebijakan fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 yang akan disampaikan Prabowo.

Agenda paripurna lainnya, laporan Badan Legislasi (Baleg) DPR atas evaluasi perubahan kedua prolegnas RUU Prioritas tahun 2026, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.

Lau pendapat fraksi-fraksi atas revisi Undang-Undang usul inisiatif Komisi III, tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan menjadi RUU usul DPR.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Prabowo hendak menyampaikan langsung paparan yang biasanya disampaikan oleh Menteri Keuangan tersebut. Prasetyo menyebut gelaran rapat paripurna DPR itu bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei.

"Kebetulan tanggal 20 hari Kebangkitan Nasional. Jadi Presiden ingin memanfaatkan momentum untuk sekali lagi kita menyatukan pandangan dan kekuatan sebagai satu bangsa," kata Prasetyo kepada wartawan, Selasa (19/5).

Utamanya, lanjut Prasetyo, penyatuan pandangan itu diperlukan dalam menjaga perekonomian bangsa.

"Terutama di dalam menjalankan tugas menjaga perekonomian bangsa kita," sambungnya.

(eva/zap)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |