Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri untuk mengungkap penyebab kebakaran yang melanda permukiman warga di kawasan Pasar Jiung, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E. P Hutagalung mengatakan hingga saat ini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.
"Kalau penyebabnya tentu kita hanya mengumpulkan keterangan-keterangan saksi, berkoordinasi dengan Kadis Damkar, petugas Damkar yang ada. Namun, untuk menentukan sumber api dan penyebab apinya, tentu nanti dari Puslabfor," kata Reynold di lokasi pengungsian korban kebakaran Kemayoran, Selasa (2/6/2026).
Menurut dia, polisi telah berkoordinasi dengan Puslabfor Bareskrim Polri yang dijadwalkan turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Area yang diduga menjadi titik awal munculnya api juga telah dipasangi garis polisi.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Puslabfor yang telah membuatkan jadwal perencanaan untuk esok turun ke lokasi, di mana lokasi tempat kejadian telah kami police line yang memang diduga tempat tersebut adalah sumber api berdasarkan koordinasi dengan petugas Damkar," ujarnya.
Terkait informasi yang beredar mengenai penyebab kebakaran, Susatyo mengatakan terdapat beragam keterangan dari saksi. Ada yang menyebutkan api diduga berasal dari kompor, sementara sebagian lainnya menduga akibat korsleting listrik.
"Kalau dari saksi keterangannya demikian, namun apakah memang melihat langsung ini yang belum bisa dipastikan karena informasinya api langsung membesar," katanya saat ditanya soal dugaan api berasal dari kompor.
Ia menegaskan seluruh informasi tersebut masih sebatas dugaan awal dan belum dapat dijadikan kesimpulan resmi.
"Semua mungkin ada yang bilang korsleting, ada yang bilang dari kompor. Namun itu lebih validnya setelah mendapatkan pemeriksaan lanjut dari pusat laboratorium forensik," ujarnya.
Sejauh ini, polisi telah memeriksa lima orang saksi terkait peristiwa tersebut, termasuk Ketua RW 04 Kebon Kosong. Namun proses penyelidikan dilakukan bersamaan dengan upaya penanganan kemanusiaan bagi para korban yang masih mengungsi akibat kebakaran.
"Kami dari Polsek Kemayoran maupun Polres Jakarta Pusat saat ini lebih mengutamakan dalam hal bantuan, pertolongan secara kemanusiaan kepada mereka, korban yang saat ini mengungsi dampak dari kebakaran tersebut," pungkasnya.
Simak Video 'Kebakaran di Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, 679 Warga Terdampak!':
(bel/maa)
















































