Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro mengunjungi lokasi pengungsian korban kebakaran di kawasan Kemayoran Gempol, Pasar Jiung, Jakarta Pusat. Juri mengaku diutus Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan bantuan sekaligus melihat langsung kondisi warga terdampak kebakaran.
"Jadi, saya kebetulan diminta oleh Pak Presiden datang di lokasi musibah kebakaran di Kemayoran ini untuk menyampaikan, mewakili pemerintah, menyampaikan duka dan keprihatinan atas musibah yang dialami warga Kemayoran ini," kata Juri di lokasi pengungsian, Kemayoran, Jakpus, Selasa (2/6/2026).
Juri menyebut sedikitnya 354 kepala keluarga (KK) terdampak kebakaran yang terjadi pada Senin (1/6) malam. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi.
Menurutnya, Presiden Prabowo juga menitipkan bantuan bagi para korban kebakaran. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 5 juta dan paket sembako.
"Insyaallah saya akan menyampaikan amanah dari Pak Presiden, menyampaikan bantuan Presiden dalam bentuk bingkisan kepada para korban atau yang mengalami kebakaran," ujarnya.
Selain menyerahkan bantuan, Juri mengatakan pemerintah juga mulai memikirkan solusi jangka panjang bagi warga yang tinggal di kawasan tersebut. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan warga dapat menempati hunian yang layak dan tidak rentan terhadap musibah kebakaran.
"Kita tidak hanya melihat kebakarannya, tapi harus memikirkan ke depan ini warga sebaiknya seperti apa. Pemerintah memahami bahwa warga harus tinggal di tempat yang layak, yang baik, yang tidak rawan musibah kebakaran seperti ini," ungkapnya.
Pemerintah, lanjut Juri, akan berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Perumahan untuk mencari solusi terbaik, termasuk kemungkinan pembangunan rumah susun atau skema penataan kawasan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Juri juga menghubungi pihak PLN setelah menerima laporan bahwa lokasi pengungsian masih mengandalkan genset untuk penerangan. Ia mengatakan PLN akan segera menindaklanjuti kebutuhan listrik bagi para pengungsi.
"Tadi ada informasi dari Pak Camat bahwa di sini masih memakai genset untuk penerangannya dan diperlukan sambungan listrik dari PLN. Tadi saya mencoba komunikasi dengan Pak Dirut dan beliau bilang akan langsung ditindaklanjuti untuk bisa menyambungkan saluran listrik PLN ke area pengungsian," katanya.
Juri menegaskan pesan Presiden Prabowo kepada para korban adalah agar tetap tabah menghadapi musibah tersebut. Ia mengatakan pemerintah hadir untuk membantu warga yang terdampak kebakaran.
"Pesan Pak Presiden, kami diutus ke sini menyampaikan keprihatinan atas musibah ini dan menyampaikan salam untuk warga di sini serta sedikit oleh-oleh dari pemerintah untuk warga yang terkena musibah," imbuhnya.
Diketahui, kebakaran yang terjadi di kawasan Kebon Kosong itu berdampak terhadap ratusan bangunan. Berdasarkan data sementara Pemprov DKI Jakarta, sebanyak 304 bangunan terdampak, dengan total 354 kepala keluarga atau 679 jiwa terkena dampak musibah tersebut.
Simak Video 'Kebakaran di Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, 679 Warga Terdampak!':
(bel/isa)
















































