Polisi Terluka Saat Halau Massa Demo Bakar Ban di DPR

2 hours ago 5

Jakarta -

Massa demo di depan gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, sempat melakukan aksi bakar ban, namun langsung dipadamkan oleh petugas. Seorang polisi yang menghalau aksi massa tersebut terluka.

Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat petugas kepolisian tengah melayani aksi. Sempat terjadi gesekan antara pihak kepolisian dan massa.

"Tadi terjadi sedikit gesekan dengan adik-adik mahasiswa, di mana bahwasanya kami meminta untuk tidak melakukan pembakaran ban. Karena ban kan bukan termasuk sebagai alat peraga dalam demonstrasi," ujar AKBP Dhimas Prasetyo kepada wartawan di lokasi, Senin (15/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AKBP Dhimas mengatakan terjadi sedikit gesekan antara pihak kepolisian dan massa sehingga anggota terdorong, jatuh, dan terluka di bagian kaki.

"Nah, dalam praktiknya terjadi sedikit gesekan sehingga ada sedikit dorong-dorongan dan mungkin tadi dari anggota tersebut mengalami luka. Mungkin terdorong, terjatuh, sempat terjatuh, jadi kami evakuasi untuk diberikan pengobatan," ucapnya.

Saat ini anggota bernama Aipda Dyan tersebut dibawa untuk diberi penanganan medis.

"Tadi (anggota) agak kesulitan untuk berjalan ya, jadi kita dibantu oleh rekan-rekan yang lain untuk dibawa ke dalam DPR untuk diberikan pengobatan," ucapnya.

Ribuan Personal Dikerahkan

Polda Metro Jaya menyiapkan ribuan personel untuk mengawal kelancaran aksi massa. Total ada 6.675 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Titik konsentrasi massa dipusatkan di depan gedung DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI, hingga gedung Badan Gizi Nasional (BGN).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

"Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.675 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat. Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi," kata Kombes Budi dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (15/6).

(dvp/mea)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |