Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengungkap pembangunan sekolah terintegrasi sudah dimulai. Saat ini sudah ada 15 titik yang diputuskan, salah satunya di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Tahun ini nanti akan kami mulai Insyaallah 5 itu kami buka di balai-balai yang dimiliki oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kemudian ada 1 yang di IKN dan kemudian 9 yang nanti kita bangun baru di daerah yang sudah diseleksi," kata Mu'ti kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6/2025).
Tahun ini ditargetkan ada 100 sekolah terintegrasi yang dibangun. Sejauh ini ada 36 titik yang sudah lolos seleksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tadi menyampaikan kepada Bapak Presiden sesuai arahan Beliau untuk penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi, yang ini merupakan sekolah unggul yang tidak berasrama yang tahun ini direncanakan kita akan bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi. Sudah ada usulan-usulan sekolah yang masuk dari 36 yang sudah kami seleksi," ujarnya.
Mengutip Antara, sekolah terintegrasi dapat dipahami sebagai sekolah yang menyatukan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA/SMK. Jenjang-jenjang tersebut akan disatukan dalam satu kawasan terpadu.
Sekolah terintegrasi ditujukan bagi siswa dari keluarga tidak mampu yang masuk kategori desil 3-5. Sekolah ini menjadi bagian dari pemerataan pendidikan, di samping Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda.
Target Prabowo Bangun Sekolah Terintegrasi
Presiden Prabowo Subianto ingin membangun sekolah terintegrasi di setiap kecamatan. Prabowo menjelaskan bahwa ide ini tercetus karena selama ini jenjang pendidikan SD hingga SMA terpisah.
"Kita bangun sekolah terintegrasi di setiap kecamatan. Berarti kita mungkin mesti membangun 7.000 sekolah terintegrasi ini," kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna setahun pemerintahannya, di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10).
Prabowo akan mengonsolidasikan hal ini. Dia ingin ada sekolah dengan fasilitas yang baik di setiap kecamatan.
"Mungkin kita konsolidasikan, mungkin di satu sekolah di kecamatan yang fasilitasnya sangat baik. Tiap sekolah terintegrasi punya laboratorium yang cukup bagus. Laboratorium matematika, kimia, biologi, bahasa," katanya.
(eva/rfs)















































