Kejagung Periksa Mitra SPPG dan Pemasok Ompreng Terkait Kasus Tata Kelola MBG

8 hours ago 7

Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengusut dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025-2026. Penyidik memeriksa enam orang saksi, mulai dari mitra wilayah hingga pemasok wadah makan atau ompreng.

"Tim Jaksa Penyidik pada Jampidsus telah melaksanakan kegiatan penyidikan berupa pemeriksaan enam orang saksi terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola program MBG pada BGN tahun 2025-2026," kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna dalam keterangan kepada wartawan, Senin (24/8/2026).

Adapun enam saksi yang diperiksa berasal dari berbagai unsur mitra dan swasta, yakni:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. RSA, selaku Mitra SPPG Kabupaten Lampung Timur;
2. S, selaku Mitra SPPG Ciputat;
3. SDS, selaku Karyawan Swasta;
4. U, selaku Mitra SPPG Kabupaten Lebak;
5. MA, selaku Supplier Ompreng;
6. HD, selaku Mitra SPPG Cibadak.

Anang menjelaskan, keterangan dari para mitra dan pemasok ini sangat diperlukan oleh penyidik. Hal ini bertujuan untuk mempertajam alat bukti dan melengkapi berkas perkara para tersangka nantinya.

"Pemeriksaan saksi oleh penyidik dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud," tutur Anang.

"Proses penyidikan juga dilaksanakan secara profesional, independen, dan akuntabel dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah dan prinsip kehati-hatian," sambungnya.

Sebagai informasi, Kejagung telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi di BGN tahun 2025-2026. Para tersangka mulai mantan pejabat BGN hingga bos perusahaan penyedia motor listrik BGN.

Kejagung menduga ada penyimpangan dalam tata kelola program MBG, di antaranya dugaan afiliasi para tersangka dengan yayasan pengelola SPPG hingga dugaan penggelembungan harga (markup) dalam pengadaan motor listrik, sepatu, tablet, serta televisi.

Berikut ini daftar tujuh tersangka dalam kasus ini:

- Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana
- Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya
- Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung
- Asep Yusuf Somantri (AYS) selaku orang dekat Sony

- Andri Mulyono (AM) selaku Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (PT YAT) penyedia motor listrik BGN
- Glory Harimas Sihombing selaku Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review (IFSR)
- Lalu Muhammad Iwan (LMI) selaku Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN

(ond/ygs)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |