Heboh Temuan Cacahan Kertas Diduga Uang Rp 100 Ribu di TPS Liar Bekasi

2 hours ago 1

Kabupaten Bekasi -

Cacahan kertas diduga berasal dari uang kertas pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu bikin geger warga Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Cacahan kertas itu terhampar bersama tumpukan sampah lainnya.

Pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi telah mendatangi lokasi temuan cacahan kertas diduga dari uang pecahan Rp 100 ribu tersebut di tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu.

Humas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, mengatakan awalnya pihaknya ingin mengecek apakah ada sampah limbah medis di TPS liar tersebut. Namun petugas justru menemukan cacahan kertas diduga dari uang tunai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam peninjauan tidak ditemukan limbah medis, maupun sludge seperti yang diberitakan media. Namun ditemukan cacahan uang berwarna merah," kata Dedi kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).

Cacahan diduga dari uang kertas pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu di TPS liar di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, bikin geger. (dok Pribadi/Rido S)Cacahan diduga dari uang kertas pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu di TPS liar di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, bikin geger. (Dok. Pribadi/Rido S)

Pengecekan dilakukan tim DLH Kabupaten Bekasi yang mendampingi Kementerian LH Direktorat PLB3 pada Jumat (30/1) ke TPS liar milih H Santo. Di sana, petugas juga menemukan kantong plastik berwarna kuning yang biasa digunakan untuk menyimpan limbah medis, namun tidak ditemukan limbah medis di dalamnya.

Penemuan cacahan kertas berwarna merah dan biru diduga uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu itu viral di media sosial (medsos). Tampak potongan kertas merah dan biru itu ada di sejumlah titik.

Selain itu, potongan kertas ditemukan di dalam karung-karung yang ada di TPS liar itu. Pihak DLH Kabupaten Bekasi masih menelusuri pihak pembuang sampah potongan kertas diduga uang tersebut.

"Selanjutnya, KLH akan berkoordinasi dengan pemilik tanah serta RT setempat untuk menggali informasi lebih lanjut terkait sumber sampah pihak pengangkut dan penghasilnya," ujarnya.

(jbr/mei)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |