Dimediasi Polisi, Kasus Sopir Taksi Terseret BYD di Tol Jakbar Berakhir Damai

8 hours ago 7

Jakarta -

Polisi telah mempertemukan sopir taksi listrik Green SM, Budi Hendra, dan pengemudi mobil listrik BYD, Agustam, yang terlibat kecelakaan di exit Tol Tomang, Jakarta Barat. Hasil mediasi itu menyepakati kasus diakhiri secara kekeluargaan.

"Hari ini kami pertemukan mereka. Selesai secara kekeluargaan, saling menyadari, dan kedua belah pihak tidak menuntut," kata Panit Laka Lantas Jakarta Barat Ipda Deddy Mohammadi, dilansir Antara, Senin (21/9/2026).

Mediasi itu digelar di kantor Samsat Jakarta Barat hari ini. Kecelakaan yang melibatkan dua pengemudi tersebut terjadi di pintu keluar Gerbang Tol Tomang arah Timur, Grogol Petamburan, pada Sabtu (19/9), pukul 19.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecelakaan itu bermula dari senggolan yang melibatkan mobil BYD bernomor polisi B-1366-AZL yang dikemudikan Agustam dengan taksi listrik SM Green bernomor polisi B-1070-SLF yang dikendarai Budi. Kecelakaan mengakibatkan bemper belakang kanan taksi penyok.

Budi kemudian mengejar dan memegang bagian pintu depan kiri kendaraan BYD untuk meminta pertanggungjawaban. Namun kendaraan tetap melaju hingga Budi terseret sejauh kurang lebih 50 meter. Insiden tersebut sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial.

"Keduanya sudah menceritakan kronologi awal. Terjadi senggolan karena disalip tidak bisa, lalu timbul kepanikan di kedua belah pihak. Namun alhamdulillah semua bisa diselesaikan secara damai," ujar Deddy.

Deddy mengatakan, dalam mediasi hari ini, pengemudi BYD, Agustam, secara langsung menyampaikan permohonan maaf kepada Budi atas peristiwa yang terjadi. Sementara itu, Budi Hendra selaku sopir taksi hijau menyatakan menerima permohonan maaf tersebut dan memilih untuk tidak memperpanjang masalah.

"Saya ikhlas memaafkan dan dari awal memang tidak berniat memperpanjang masalah ini," kata Budi.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, pihak kepolisian memastikan penanganan perkara lalu lintas di antara kedua pengemudi resmi ditutup secara kekeluargaan.

Seperti diketahui, kasus ini sempat viral di media sosial. Dari video yang beredar, tampak sopir taksi hijau turun dan menghampiri taksi online BYD.

Terlihat sopir taksi hijau itu membuka pintu BYD. Saat itulah sopir BYD tancap gas, sedangkan sopir taksi hijau masih berpegangan pada pintu BYD hingga terseret beberapa meter.

(ygs/jbr)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |