Jakarta -
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memberikan kode keras untuk mendukung kembali Prabowo Subianto di Pilpres 2029. Merespons itu, Waketum PAN Eddy Soeparno justru mendorong ketua umumnya, Zulkifli Hasan atau Zulhas, menjadi cawapresnya.
Ia mulanya mengatakan PAN sebetulnya sudah lebih dulu menyatakan dukungan dua periode untuk Prabowo Subianto. Dia mengatakan PAN konsisten mendukung Prabowo sejak Pilpres 2014, Pilpres 2019, dan Pilpres 2024.
"Saya kira Pak Zulkifli Hasan, Ketua Umum saya pun dari awal sudah mengatakan bahwa PAN itu tidak ada urusan untuk permasalahan siapa yang akan kita dukung nanti di pilpres yang akan datang, kita sudah 3 kali mendukung Bapak Presiden Prabowo, satu-satunya partai loh di luar Gerinda, yang konsisten mendukung Bapak Prabowo 3 kali dalam 3 Pilpres," kata Eddy kepada wartawan di Gedung Nusantara III, DPR RI, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eddy menegaskan PAN mendukung Prabowo sudah menjadi pilihan natural. Dia menyebut PAN berada di jalur yang sama dengan Presiden Prabowo untuk sekarang maupun Pilpres 2029.
"Jadi dari awal juga sudah mengatakan kita mendukung Presiden Prabowo, sekarang all out, perwakilan-perwakilan PAN yang ada di kabinet juga all out mendukung, ya ini tidak ada, bukan pilihan, tetapi tidak opsi lain bagi kita untuk tetap berada di jalur untuk mendukung Bapak Presiden, baik sekarang dalam pemerintahnya maupun yang akan datang dalam Pilpres 2029," ucap dia.
Kemudian, Eddy merespons terkait paket capres-cawapres. Ia menyebut dalam penentuannya pasti ada simbiosis, tak terlepas dari dukungan elektoral yang tinggi.
"Kita tentu kita lihat nanti opsi-opsi terbaik karena kembali lagi, apa namanya, paket itu, tentu kan harus ada simbiosisnya, bisa bekerja sama dengan baik, dan ada juga dukungan elektoralnya juga tinggi dan sebagainya. Jadi pertimbangannya banyak untuk itu," tuturnya.
Lebih jauh, Eddy justru mendorong paket Prabowo-Zulhas di 2029. Dia memastikan pihaknya akan bekerja menghidupkan mesin partai jika Zulhas mendampingi Prabowo di 2029.
"Gini, bagi saya, bagi saya, saya adalah partai politik dan apalagi partai politik itu sekarang memiliki kesempatan untuk bisa mengajukan kader-kadernya dengan tidak ada presidential threshold, tentu saya mendukung Pak Zulhas, kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029, tentu, dan bagi saya itu juga akan menghidupkan mesin partai. Kader-kader juga akan tergerak untuk mendukung ketua umumnya, saya bisa pastikan perolehan suara partai nanti bisa melonjak di 2029," tegasnya.
Kode Keras Cak Imin
Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) membawa pengurus PKB bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana. Cak Imin menyampaikan komitmen PKB mendukung program Prabowo dan memberi kode mendukung Prabowo dua periode.
"Salah satunya kami puas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, kami yakin Pak Prabowo akan sukses memimpin kita bukan hanya 5 tahun, bahkan 10 tahun yang akan datang," kata Cak Imin seusai pertemuan dengan Prabowo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2).
Lihat Video 'Cak Imin Pede Prabowo Sukses Memimpin hingga 10 Tahun':
(maa/dwr)

















































