Bertemu Putra Mahkota UEA, Megawati Ungkap Bangga Jadi Juri Zayed Award

3 hours ago 3
Abu Dhabi -

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengungkapkan kebanggaannya menjadi dewan juri Zayed Award for Human Fraternity 2024 saat bertemu Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan. Kebanggaan semakin lengkap ketika NU dan Muhammadiyah meraih penghargaan bergengsi tersebut.

"Ibu Megawati sangat senang dan bangga saat itu ditunjuk langsung oleh Imam Besar Al-Azhar, Mesir, untuk mewakili umat Islam dan kalangan perempuan sebagai juri," kata Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Agama (non-aktif) sekaligus Duta Besar RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, yang ikut mendampingi pertemuan Megawati, Rabu (4/2/2026).

Pertemuan Megawati dan Pangeran Khaled itu berlangsung di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan, Abu Dhabi, UEA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zuhairi menjelaskan penghargaan kepada NU dan Muhammadiyah dianggap sebagai tonggak sejarah pengakuan dunia terhadap wajah Islam Indonesia yang moderat dan damai. Selain itu, kata Zuhairi, keterlibatan tokoh bangsa dalam ajang internasional itu memiliki dampak diplomatik yang signifikan.

"Penghargaan ini tidak hanya mampu mengenalkan Islam Indonesia ke dunia, melainkan juga dapat memperkokoh hubungan bilateral Indonesia-UAE yang selama ini sudah terjalin sangat baik," ujar Zuhairi.

Megawati Kenalkan Pancasila

Dalam kesempatan itu, Megawati juga mengenalkan Pancasila sebagai falsafah pemersatu bangsa. Megawati menyampaikan kepada Pangeran Khaled bahwa Pancasila telah terbukti ampuh mempersatukan warga Indonesia majemuk dan beragam.

"Dalam pertemuan, Ibu Megawati mengenalkan Indonesia sebagai negara yang mempunyai landasan falsafah yang kokoh, yaitu Pancasila. Beliau menjelaskan bahwa falsafah ini digali langsung oleh Bung Karno dari khazanah pemikiran dan kebudayaan Nusantara," ujar Zuhairi.

Selain itu, kata Zuhairi, Megawati juga menyampaikan nilai-nilai universal yang terkandung dalam Pancasila memiliki kesamaan nafas dengan visi global yang diusung oleh UAE.

"Falsafah Pancasila ini sejalan dengan visi dan misi Zayed Award for Human Fraternity (Penghargaan Zayed untuk Persaudaraan Manusia)," kata Zuhairi menyampaikan poin pembicaraan Megawati.

(knv/isa)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |