Adies Kadir resmi menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) setelah mengucap sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Pakar Hukum Tata Negara Muhammad Rullyandi menilai kehadiran Adies memberikan penguatan pilar sembilan hakim MK dalam mewujudkan independensi MK.
"Hadirnya hakim MK baru Adies Kadir tentunya adalah usulan terbaik DPR untuk memberikan penguatan pilar sembilan hakim MK dengan mewujudkan independensi MK sebagai lembaga kekuasaan kehakiman yang bebas dari intervensi pengaruh kepentingan kekuasaan dan kepentingan politik," kata Rullyandi kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).
Pakar Hukum Tata Negara Muhammad Rullyandi. (dok ist)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rullyandi berharap putusan MK ke depan dapat menjadikan UUD 1945 sebagai batu uji fundamental dalam mengawal persoalan konstitusi setelah kehadiran Adies. Dia menyebut putusan-putusan MK sebelumnya masih ada yang menimbulkan polemik.
"Terlebih ada beberapa catatan putusan MK belakangan ini sepanjang 2025 yang tidak tegas, masih menimbulkan polemik di ruang publik hingga ada putusan MK yang terang-terangan mengubah UUD 1945 yang bukan kewenangan MK," ujarnya.
Pakar Hukum Universitas Brawijaya Aan Eko Widiarto berharap Adies bebas dari kepentingan politik dalam menjalankan tugasnya di MK. Aan mengingatkan Adies telah disumpah atas jabatannya sebagai hakim MK.
"Harapan saya adalah walaupun sudah sangat kental kelihatan kepentingan politik dari hakim MK yang baru dilantik tapi setidaknya yang bersangkutan sudah bersumpah atas nama Tuhan di atas kitab suci. Di situlah pertanggungjawaban individu yang semoga bisa memutus rantai kepentingan politik yang sangat kental tadi," kata Aan.
Dekan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Aan Eko Widiarto. Foto: dok. istimewa
Aan berharap Adies menjadi hakim yang independen setelah mundur dari jagat politik. Dia menegaskan Adies harus bertindak sebagai negarawan.
"Semoga dengan sumpah dan janji yang disampaikan bisa menjadikan hakim MK yang baru dilantik menjadi hakim yang independen, tidak bias, tidak berpihak kepada satu golongan tapi bertindak sebagai negarawan," ujarnya.
Diketahui, Adies telah mengucap sumpah jabatan di depan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (5/2). Adies Kadir menggantikan Arief Hidayat, yang telah pensiun.
(fca/ygs)
















































