Jakarta -
Viral beredar di media sosial (medsos) reaksi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten Ati Pramudji Hastuti saat ditanya mengenai temuan BPK RI dalam anggaran pemda. Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Deden Apriandhi menyebutkan reaksi itu menjadi perhatiannya dan akan memberikan teguran.
Dalam sebuah video viral di medsos dilihat, Jumat (10/7/2026), terlihat Ati berjalan meninggalkan gedung menuju mobilnya. Ia kemudian menjawab pertanyaan dari awak media seraya berjalan.
Terdengar Ati sempat memprotes pertanyaan awak media seraya meninggalkan lokasi. Ia kemudian sempat berbalik badan untuk menanyakan nama salah satu awak media yang melemparkan pertanyaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak bisa menjustifikasi itu salah atau benar. Tapi yang pasti saya selaku Sekda akan menegur yang bersangkutan agar bisa lebih memperbaiki kualitas komunikasi dengan teman-teman media dan juga dengan yang lainnya," tutur Deden kepada wartawan.
Deden menegaskan sejauh ini Pemprov Banten tetap berkomitmen menerapkan prinsip transparansi kepada publik. Hal itu dapat dilihat mulai tahap perencanaan program, yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat.
"Begitu juga untuk pengadaan. Semua sudah by design oleh pemerintah pusat sehingga sangat bisa dilihat oleh masyarakat," ujarnya.
Perihal temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari BPK RI pada Dinkes Banten, Deden menilai adanya kelalaian dari pengguna anggaran sekaligus memastikan evaluasi akan dilakukan.
"Tapi ini menjadi cacatan bagi Pemprov Banten untuk mengevaluasi seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah), bukan hanya Dinas Kesehatan," kata Deden.
"Terutama bagi OPD yang temuannya berulang," imbuhnya.
Deden melanjutkan, temuan-temuan BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Banten terbuka untuk publik.
"Jadi kita semua bisa melototi. Kan contoh kayak kemarin temuan BPK, itu tidak ada yang disembunyikan. Temuannya itu di A, B, C, D gitu, itu bisa dilihat. Dan kita juga bisa melihat apakah temuan itu sudah diselesaikan atau belum. Jadi kita tidak main umpet-umpetan dengan masyarakat untuk program-program yang dilaksanakan atau direncanakan," pungkasnya.
Simak juga Video 'Rumahnya Kebakaran, Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal':
(fca/fca)


















































