Tri Tito Dorong Keterlibatan Lintas Pihak Lindungi Anak di Era Digital

8 hours ago 2

Jakarta -

Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri Tito Karnavian menegaskan perlindungan anak di era digital tidak bisa hanya dibebankan kepada orang tua. Menurutnya, butuh keterlibatan lintas pihak untuk menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.

Peran tersebut harus diambil secara kolektif mulai dari keluarga, sekolah, pemerintahan, penyedia platform digital, hingga masyarakat luas.

"Kita mengharapkan banyak peran berbagai pihak, yaitu orang tua sebagai pendamping utama, sekolah-sekolah melalui pendidikan literasi digital, pemerintah dalam hal ini pembuat regulasi dan perlindungan hukum, serta penyedia platform digital untuk menyediakan fitur keamanan bagi anak," ujar Tri Tito dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini ia katakan saat menghadiri acara Workshop Kreasi Kriya Keluarga Tunas di Trans Studio Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (9/7/2026). Acara ini bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-46 Dekranas yang bertema 'Merajut Kehangatan di Era Digital' tersebut.

Tri Tito menguraikan manfaat sekaligus risiko teknologi informasi bagi anak. Teknologi diakui sangat mempermudah proses belajar, mengasah kreatifitas, hingga mempercepat akses informasi. Namun di sisi lain, ancaman paparan konten tidak sesuai usia, cyberbullying (perundungan siber), penipuan daring, dan penyalahgunaan data pribadi selalu mengintai.

Oleh karena itu, perlindungan anak di ruang digital wajib dilakukan secara gotong royong melalui penguatan peran pemangku kepentingan.

Selain membangun ekosistem keamanan siber, Tri juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas interaksi dalam keluarga. Ia mengingatkan agar penggunaan gawai yang semakin intensif tidak lantas mengikis kedekatan antara orang tua dan anak.

"Artinya harusnya kita mendekatkan diri, yang dekat jangan dijauhkan, dan yang jauh memang harus didekatkan, tapi bukan berarti yang dekat kita jauhkan," ujar Tri.

Ia menuturkan, pendampingan orang tua tetap menjadi fondasi paling krusial dalam membentuk kebiasaan digital yang sehat. Tri mendorong para orang tua untuk aktif membatasi waktu layar gawai anak, memanfaatkan fitur kontrol orang tua, serta terus mengedukasi etika berinternet.

"Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang ikut bekerja sama dalam kegiatan ini, dan juga masyarakat lainnya yang ingin mendapatkan wawasan bagaimana kita bersama-sama menggunakan teknologi informasi di era digital ini dengan bijaksana dan bertanggung jawab," jelasnya.

Sebagai informasi, kegiatan workshop ini turut dihadiri oleh Ketua Bidang Promosi dan Humas Dekranas Indri Angga Prabowo, Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas Sita Ferry Juliantono, serta Wakil Ketua Dekranas Provinsi Sulsel Sri Astuti Thamrin beserta jajaran pengurus lainnya.

Simak juga Video 'IDAI Apresiasi PP Tunas untuk Lindungi Anak dari Cyberbullying':

(anl/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |