TP PKK Pusat Salurkan Paket Bantuan ke Korban Bencana di Agam

2 hours ago 1

Jakarta -

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat menyalurkan 100 paket bantuan peralatan ibadah kepada masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar). Paket bantuan tersebut berisi Al-Qur'an, sarung, mukena, dan sajadah.

Staf Ahli TP PKK Pusat Yane Ardian Bima Arya mengatakan kehadirannya bersama jajaran pengurus TP PKK Pusat merupakan bentuk penyampaian langsung rasa belasungkawa, duka, dan empati yang mendalam kepada masyarakat.

Dia diamanahkan langsung oleh Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian untuk menyerahkan paket bantuan yang dibutuhkan masyarakat menjelang bulan Ramadan. Hal itu diungkapkan oleh Yane Ardian Bima Arya di Masjid Al-Hidayah Toboh, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumbar, hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bawa paket ibadah untuk menyemangati Bapak-Ibu semua. Al-Qur'an yang menjadi pedoman hidup kita ya, semoga selalu dalam pelukan kita semua. Kita baca, kita tadaburi. Semoga apa yang Ibu-Ibu perjuangkan hari ini, itu Allah balas dengan sebaik-baik balasan," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (6/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Yane juga memberikan semangat kepada warga. Dia juga menyampaikan bahwa bencana merupakan ujian untuk menguji ketawakalan manusia kepada Allah SWT.

Menurutnya, ada dua pilar utama yang perlu dipegang dalam menjalani kehidupan yakni sabar dan syukur. Keduanya merupakan karunia dari Allah SWT.

"Kita harus selalu bersabar, dan kita harus selalu bersyukur. Syukur, ujian. Sabar juga, ujian. Kita dikasih rezeki, alhamdulillah kita bersyukur. Itu pun ujian buat kita. Kita dikasih musibah, kita bersabar. Itu pun tidak lepas dari karunia dan rahmat Allah," ujarnya.

Yane menegaskan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak dan ketetapan Allah SWT. Bencana juga menjadi ujian bagi semua pihak terkait kepedulian dan solidaritas. Bantuan yang diserahkan TP PKK memang tidak dapat menggantikan apa yang telah hilang seperti rumah maupun anggota keluarga.

"Kami pun tidak bisa menghilangkan rasa sedih yang ada di hati Bapak-Ibu semua. Tapi semoga kehadiran kami di sini, masuk ke hati Ibu-Ibu semua, Bapak-Ibu semua, bahwa ini adalah rasa peduli kami, rasa sayang kami, solidaritas kami untuk semua warga yang ada di sini," ungkapnya.

Dia berharap tidak ada lagi bencana susulan. Lewat bantuan ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak. Sesuai hasil koordinasi dengan TP PKK di tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga nagari, pihaknya telah melakukan pendataan penerima bantuan.

"Kami mendata siapa saja yang berhak untuk menerima bantuan kami yang terbatas ini. Jadi semoga apa yang kami bawa ini bisa disalurkan tepat sasaran. Sesuai dengan data yang sudah kita diskusikan bersama," tutupnya.

(anl/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |